WISATA AUSTRALIA

Panduan Cara Membuat Visa ke Australia, Ini Dokumen Penting yang Harus Disiapkan

Sebelum berwisata ke Australia, wisatawan Indonesia terlebih dahulu harus membuat visa agar lolos imigrasi. Ini panduan membuat visa ke Australia.

Panduan Cara Membuat Visa ke Australia, Ini Dokumen Penting yang Harus Disiapkan
Instagram/ @au.study
Ilustrasi cara membuat visa Australia secara online. 

Untuk menjadi warga permanen di Australia kamu bisa memohon untuk membuat family-stream permanent visa, work-stream permanent visa, ataupun business or investor-stream permanent visa.

Cara membuat visa Australia

Ada dua cara yang bisa traveler lakukan untuk membuat visa Australia.

Yakni cara membuat visa Australia secara online atau manual.

Cara membuat visa secara manual, traveler harus mengajukan visa di loket kedutaan besar.

Untuk pembayaran bisa dilakukan dengan transfer langsung ke bank yang ditunjuk maupun tax invoice.

Sementara itu, untuk membuat visa secara online, langkah-langkahnya akan jauh lebih praktis.

Simak panduan lengkap cara membuat visa Australia secara online:

1. Buka laman https://online.immi.gov.au/lusc/login

Setelah membuka laman tersebut, traveler bisa langsung membuat akun.

Satu akun kamu ternyata bisa digunakan untuk mendaftarkan bisa banyak orang.

Jika traveler berencana liburan rombongan, bisa mendaftarkan dengan satu akun saja saat mengajukan visa.

Halaman depan laman pengajuan visa Australia
Halaman depan laman pengajuan visa Australia (Capture https://online.immi.gov.au/lusc/login)

2. Mendapatkan verifikasi akun telah aktif

Setelah pendaftaran akun selesai, kamu akan mendapatkan pemberitahuan dari pihak kedutaan.

Bahwa akun kamu telah diverifikasi aktif dan bisa melanjutkan ke tahap selanjutnya.

Setiap traveler wajib mengisi aplikasi sendiri, termasuk anak-anak.

3. Pilih jenis visitor visa

Jika traveler berencana datang ke Australia untuk keperluan liburan bisa memilih tourist stream.

4. Isi data dengan benar

Selanjutnya, traveler wajib mengisi data yang dibutuhkan.

Pastikan data yang kamu isikan benar dan tidak ada yang salah.

Jika salah, visa liburan kamu ke Australia kemungkinan bisa ditolak.

Ilustrasi visa Australia
Ilustrasi visa Australia (thepoortraveler.net)

5. Upload dokumen pribadi

Setelah menyelesaikan proses pengisian data, langkah selanjutnya adalah mengupload dokumen.

Dokumen yang diupload antara lain, paspor, KTP, foto, itinerary, pekerjaan, keluarga, dan keuangan.

6. Submit Application

Setelah menyelesaikan semua proses upload, langkah selanjutnya adalah klik "Submit Application".

Status akan berubah menjadi "Received".

Traveler nantinya akan mendapat email "IMMI Acknowledgement of Application Received".

7. Mendapatkan balasan lewat email

Untuk mengetahui pengajuan visa Australia kamu diterima atau ditolak, tak perlu mengecek websitenya setiap hari.

Karena kamu akan mendapatkan pemberitahuan langsung lewat email kamu.

Traveler akan menerima email PDF Visa Grant Notice jika aplikasi telah disetujui.

Untuk waktu tunggu balasan email ini biasanya selesai dalam dua hari kerja.

Namun wakrtu normal biasanya memakan waktu sekitar lima hingga 10 hari.

Untuk tarif pembuatan visa Australia, traveler wajib mempersiapkan dana sekitar 140 dolar Australia.

Atau setara dengan Rp 1,3 jutaan.

Jeremy Thomas Dijerat Kasus Dugaan Penipuan Vila di Ubud Bali, Sengketa dengan Warga Australia

Ingin Kuliah di Australia? Segera Daftar Beasiswa S1,S2 dan S3 dari Macquarie University

Sempat Viral Bule Asal Australia Dirampok di Batam, Begini Bantahan Manajemen Perumahan

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Cara Membuat Visa Australia, Perlu Tahu Jenis Visa sebelum Mengajukan.

Editor: Putri Larasati Anggiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved