KRI Banda Aceh 593, Pengawal Samudra Indonesia Berlabuh di Bintan, Miliki Helipad Hingga RS Darurat

Mengintip KRI Pengawal Samudra Indonesia yang Berlabuh di Bintan, Miliki Helipad Hingga RS Darurat

KRI Banda Aceh 593, Pengawal Samudra Indonesia Berlabuh di Bintan, Miliki Helipad Hingga RS Darurat
Tribun/Dok
KRI BANDA ACEH-593 DENGAN TIM EKSPEDISI BHAKESRA BERIKAN BANTUAN SOSIAL DI TOGEAN - (Pen Sail Tomini 2015). KRI Banda Aceh-593 yang membawa tim Ekspedisi Satgas Bhakti Kesra (Bhakesra) V singgah di Tojo Una Una, Togean, Sulawesi Selatan, untuk menyerahkan bantuan sosial, Selasa (15/09/2015). 

"Jadi kapal ini sudah sangat sering digunakan marinir dalam bertugas mengamankan perairan Republik Indonesia,"tuturnya.

Ali juga menyebutkan, bahwa kapal KRI Banda Aceh yang berada dibawah kepemimpinannya saat ini, juga bisa mampu mengangkut hingga lima helikopter dalam operasi pengamanan.

Dimana helikopter yang di bawa kapal KRI Banda Aceh ini, sendiri digunakan untuk membantu operasi tempur berikutnya dari udara dalam pemantauan lawan.

Tidak hanya itu, kapal ini juga sering digunakan untuk operasi kemanusiaan dengan tim Sar dalam proses evakuasi dan melawan musuh di perairan.

"Kalau untuk kapasitas kendaraan taktisnya itu mampu mengangkut 22 unit, dan untuk tank hanya 21 unit,"terang Ali, Komandan KRI Banda Aceh 593 yang kedelapan ini.

Ali juga menyebutkan, untuk jumlah kamar yang ada di KRI Banda Aceh berjumlah 250 unit.

"Tetapi untuk yang pake tenda kapasitas daya tampungnya bisa sampai 1.000 orang,"ucapnya.

26102019_KRI Banda Aceh
Komandan KRI Banda Aceh 593, Ali Setiandy saat menunjukkan bagian-bagian ruangan dan kegunaan kapal KRI Banda Aceh 593.

Ali juga menambahkan, dengan luas 125 meter persegi, kapal ini dirancang secara khusus untuk mampu dipasang senjata kaliber 100 mm.

"Tidak hanya itu, kapal KRI Banda Aceh 593 ini juga dilengkapi dengan ruang CIC (Combat Information Center) untuk sistem kendali senjata (Fire Control System) yang memungkinkan kapal mampu melaksanakan self defence dengan komunikasi kapal ke kapal untuk melindungi pendaratan pasukan dan kendaraan taktis serta tempur untuk pengendalian pendaratan helikopter,"tutupnya.(als)

Jelajah Kapal Kepahlawanan

Halaman
1234
Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved