Disorot Terkait Anggaran, Anis Baswedan Sebut Ada Orang Baru yang Mau Cari Panggung, Sipakah Dia?

Sejumlah Anggaran di DKI Jakarta menjadi sorotan belakangan ini. Ini terkait anggaran dana yang berlebihan bahkan ada yang mengatakan salah input

Disorot Terkait Anggaran, Anis Baswedan Sebut Ada Orang Baru yang Mau Cari Panggung, Sipakah Dia?
WARTA KOTA
Pasca kerusuhan 22 Mei 2019, Anies Baswedan angkat bicara sebut kondisi Jakarta kini telah aman. 

TRIBUNBATAM.id - Sejumlah Anggaran di DKI Jakarta menjadi sorotan belakangan ini. Ini terkait anggaran dana yang berlebihan bahkan ada yang mengatakan salah input.

Anggota DPRD Fraksi PSI William Aditya Sarana menyoroti sejumlah anggaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengalami kejanggalan.

Salah satu yang menjadi sorotan PSI ialah anggaran Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat dalam anggaran Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPAS) 2020 DKI Jakarta lem aibon sebesar Rp 82 Miliar.

Hal itu ditanggapi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Politisi Demokrat Mulai Sentil Menteri Jokowi, Ingatkan Tentang Plat Nomor Mobil Prabowo Subianto

Jokowi Sempat Tanya Komjen Idham Aziz Kapan Pensiun Sebelum Jadi Calon Tunggal Kapolri

Forum RT/RW Dikumpulkan Disdukcapil Kepri, Ini Pesan Disampaikan Plt Gubernur Isdianto

Ia mengatakan, sebelum diviralkan oleh PSI, Anies mengaku sudah mengkaji dan mengkritik anak buahnya yang menganggarkan kegiatan dengan anggaran janggal.

Menurut dia, kritikan dari PSI itu sebagai ajak pihaknya cari panggung sebagai anggota fraksi baru.

“Sebelum mereka ngomong, saya sudah ngomong. Saya sudah bicara di dalam (rapat internal Pemprov DKI Jakarta). Saya sudah bicara sebelumnya, dan kita review. Bedanya saya tidak manggung. Bagi orang-orang baru, (jadi momen untuk) manggung. Ini adalah kesempatan beratraksi,” ujar Anies ditemui di Balai Kota, Rabu (30/10/2019).

Ia mengaku, tak membuka anggaran-anggaran janggal itu lantaran tak mau cari perhatian publik.

Anies tengah fokus memperbaiki sistem penginputan anggaran.

“Loh kalau saya itu bukan (untuk beratraksi, manggung). Saya mau memperbaiki sistem, bukan mencari perhatian. Jadi saya sering bicarakan. Orang ngomong itu ada tiga pilihan, menyelesaikan masalah, atau memperumit masalah, atau mengaktualisasi diri. Itu tiga pilihan itu kalau bicara. Nah saya bicara untuk menyelesaikan masalah,” kata Anies.

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved