BATAM TERKINI

Tak Punya Uang, 6 Atlet Kepri Terancam Tidak Bisa Ikut PON

6 atlet peserta pra PON perwakilan Kepri dari Batam harus gigit jari karena terancam gagal ikut Pra PON akibat tak punya biaya.

Tak Punya Uang, 6 Atlet Kepri Terancam Tidak Bisa Ikut PON
Ilustrasi Pencak Silat 

Tak Punya Uang, 6 Atlet Kepri Terancam Tidak Bisa Ikut PON

TRIBUNBATAM.id, BATAM - 6 atlet peserta pra Pekan Olahraga Nasional (PON) perwakilan Kepri dari Batam harus gigit jari karena terancam gagal ikut Pra PON akibat tak punya biaya berangkat ke lokasi pertandingan.

Dengan kata lain, para atlet itu terancam tidak bisa mewakili Kepri untuk perhelatan PON di Papua 2020 mendatang.

Hal itu sangat disayangkan oleh para atlet muda pencak silat ini.

"Kecewa bang dapat kabar kami tidak bisa berangkat Pra PON, sedangkan setiap hari sudah latihan maksimal di perguruan," ujar seorang atlet pencak silat yang akan mewakili Kepri saat perhelatan PON, Septri Alyalauna, Jumat (1/11/2019).

Itu juga disampaikan pelatih atlet pencak silat, Prawira.

Diguyur Hujan dan Beralaskan Terpal, Para Atlet Muda Pencak Silat Batam Ini Terus Berlaga

"Kian upaya telah dilakukan oleh para atlet untuk terus berlatih, namun mendapat kabar bahwa keberangkatan para atlet tersendat di biaya sempat membuat atlet yang kita latih down, patah semangat," ujarnya.

Sementara secara juknis, kata Prawira, para atlet 12 November sudah harus berlaga di Jakarta.

Namun sampai kini belum ada kejelasan informasi, baik dari atribut maupun Training Center (TC).

Kesiapan atlet untuk bertanding dalam ajang pra PON, Prawira menyampaikan untuk training centre (TC) di tingkat Provinsi, juga ditiadakan.

Hal tersebut juga karena terbentur masalah anggaran, namun atlet juga sudah siap tanding.

"Walaupun tidak ada TC tingkat Provinsi, namun di tingkat lokal atau kabupaten/kota, serta perguruan mereka ada TC," terangnya.

Ia menyebutkan hal tersebut tidak adil, dimana seblumnya PON telah terjadwal dan tersusun baik.

"Artinya jika ini terjadi, tidak ada keseriusan pak Gubernur dalam membina atlet generasi Kepri," katanya.

Prawira pun berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi untuk keberangkatan pra atlet menuju Pra PON, sebelum PON berlangsung. (Tribunbatam.id/Bereslumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved