Aksi Pencurian di PLTU Sei Batak Karimun Terekam CCTv, Dua Pemuda Diamankan Polisi

Dua pemuda bernama Fadli Alfiandi (23) dan Ilham Triawan (22), diamankan polisi karena mencuri di PLTU Sei Batak, Karimun. Aksi mereka terekam CCTv

Aksi Pencurian di PLTU Sei Batak Karimun Terekam CCTv, Dua Pemuda Diamankan Polisi
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Kantor Polsek Tebing Karimun, Provinsi Kepri, melayani masyarakat yang membuat laporan ke polisi, beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Polsek Tebing mengamankan dua pemuda yang mencuri di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sei Batak.

Kedua pemuda bernama Fadli Alfiandi (23) dan Ilham Triawan (22), diamankan karena aksi mereka tertangkap kamera pengawas PLTU Sei Batak.

Kasus pencurian di PLTU Sei Batak ini disampaikan oleh Kapolsek Tebing, AKP Fian Agung Wibowo dalam ekspos pengungkapan perkara tindak pidana di Mako Polres Karimun, Senin (4/11/2019).

"Mereka melakukan pencurian di PLTU Sei Batak pada Minggu (27/10/219) sekira pukul 18.00 WIB," kata Fian.

2 Pelaku Pencurian Modus Congkel Jok Motor di Tanjungpinang Diberkuk Polisi

Buru 2 Pelaku Pencurian, Polisi Perketat Akses Keluar Masuk Pulau Kundur Karimun

Adapun modus pencurian ini, seorang diantaranya, yakni Ilham masuk ke kawasan PLTU dengan cara memanjat pagar menggunakan tangga kayu.

Ilham masuk mengambil puluhan besi rack gtate driving grate. Besi-besi itu kemudian dibawa keluar dari kawasan PLTU dengan cara diikat menggunakan tali.

Sementara Fadli, menunggu rekannya beraksi di luar kawasan PLTU.

Fian mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah menejer PLTU Sei Batak menyadari adanya barang yang raib. Setelah memeriksa kamera pengawas, tampak seorang laki-laki sedang mengumpulkan barang-barang.

"Dari hasil CCTv ada seseorang mengumpulkan barang-barang yang bukan pada tempat dan waktunya. Sekuriti PLTU kemudian melapor ke Polsek," terangnya.

Tampang Spesial Pencurian di Batam, Pernah Terlibat Pencurian Sepeda Motor

Usai mendapatkan laporan, polisi memeriksa rekaman CCTv. Polisi kemudian membekuk keduanya sehari setelah kejadian, tepatnya pada Senin (28/10/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Saat ini keduanya harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. Nilai barang yang mereka ambil sekitar Rp 25 juta.

"Keduanya dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. Dengan aancaman hukuman maksimal tujuh tahun," tambah Fian.

(tribunbatam.id/elhadif putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved