BATAM TERKINI

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam Bakal Miliki 5 Menara Setinggi 77 Meter

Tahun 2020 mendatang, Pemko Batam bakal membangun 5 menara tambahan setinggi 77 meter di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batu Aji, Batam.

Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam Bakal Miliki 5 Menara Setinggi 77 Meter
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Umat muslim di Batam terlihat berjalan kaki long march dan mengantri agar bisa cepat masuk ke dalam Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Batam, Jumat (20/9/2019) pagi. 

Pemko Batam Tambah 5 Menara Setinggi 77 Meter di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar, mengatakan 2020 mendatang, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan membangun 5 menara setinggi 77 meter di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batu Aji, Batam.

Nantinya, 5 menara ini akan mengelilingi setiap sudut kubah utama dan sudut koridor.

"Sebelumnya memang dirancang 6 menara. Satu menara pandang dan 5 menara untuk memperbagus bangunannya. Karena ada kebutuhan lain, 5 ini memang kita pending tak masuk dalam kontrak yang sekarang," ujar Suhar kepada Tribun usai mengajukan anggaran tersebut kepada Komisi III DPRD Kota Batam, Selasa (5/11/2019).

Ia melanjutkan pihaknya sudah membuat konstruksinya. Sesuai rencana 5 tiang ini akan dibangun pakai baja.

"Alkurnya sudah kita siapkan. Makanya kita usulkan kembali 2020 ini. Kita bangun setinggi 77 meter. Yang di depan sekarang 99 meter itu menara pandang," katanya.

Pembangunan 5 menara ini membutuhkan kucuran APBD sebesar Rp 42 miliar.

Namun belum termasuk fasilitas Masjid, seperti AC, karpet, lighting dan lain sebagainya.

JADI Destinasi Wisata, Begini Cara Non Muslim Masuk Kawasan Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batam

Secara keseluruhan total biaya pembangunan dan fasilitas, kata Suhar, pihaknya membutuh APBD sekitar Rp 107 miliar.

Ia sudah mengajukan kepada DPRD anggaran tersebut.

"Jadi kita tunggulah keputusan paripurna nanti," tuturnya.

Ia menambahkan, pembangunan ini tidak termasuk kedalam kontrak mulitiyears selama 3 tahun.

Sementara kontrak multiyears ini pun berakhir pada 30 September 2019.

"Selanjutnya kontrak baru dilelang lagi pembangunan lanjutan," katanya. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved