BATAM TERKINI

September 2019, Ekspor Batam Turun 12,78 Persen

Angka ekspor dari Batam selama September 2019 mengalami penurunan 12,78 persen dibandingkan Agustus 2019. Ini penjelasan BPS Batam.

September 2019, Ekspor Batam Turun 12,78 Persen
Tribun Batam/Argianto
Suasana pelabuhan peti kemas di pelabuhan Batuampar Batam 

September 2019, Ekspor Batam Turun 12,78 Persen 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam baru saja merilis data perkembangan ekspor dan impor Kota Batam pada bulan September 2019. 

Kepala BPS Batam, Rahyudin mengatakan nilai ekspor Kota Batam pada September 2019 mencapai 753,86 juta dolar Amerika. 

“Angka tersebut dikatakan turun sebesar 12,78 persen bila dibandingkan ekspor pada Agustus 2019,” ujarnya, Selasa (5/11/2019). 

Untuk ekspor pada sektor migas di September 2019, data BPS Kota Batam mencatatkan angka 0,02 juta dolar Amerika. 

Sementara untuk sektor ekspor nonmigas, mencapai US$ 753,84 juta atau naik 4,96 persen jika dibanding bulan Agustus 2019. 

“Untuk sektor Ekspor nonmigas HS 2 digit terbesar September 2019 adalah golongan barang mesin atau peralatan listrik (85) sebesar US$263,02 juta, sedangkan secara kumulatif Januari hingga September 2019 mencapai US$ 1.749,62 juta, dengan peranan terhadap ekspor nonmigas sebesar 34,96 persen,” sebutnya. 

Dalam ekspor ke Singapura data BPS Kota Batam menunjukkan nilai yang tercapai yaitu sebesar US$ 298,58 juta, sedangkan secara kumulatif Januari hingga September 2019 angka yang dicapai sebesar US$ 2.990,19 juta dengan kontribusinya mencapai 48,11 persen. 

BP Batam Menuju Kekuatan Kelembagaan, Kewenangan Investasi dan Ekspor

Rahyudin menyebut ada lima kontribusi pelabuhan di Batam terhadap komulatif ekspor dari Januari hingga September 2019 yaitu Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Belakang Padang, Pelabuhan Kabil atau Panau, serta Pelabuhan Sambu. 

“Nilai terbesar itu melalui Pelabuhan Batu Ampar yakni sebesar US$2.842,11 juta, lalu disusul Pelabuhan Sekupang dengan nilai US$1.340,93 juta, Pelabuhan Belakang Padang sebesar US$1.208,74 juta, Pelabuhan Kabil atau Panau sebesar US$805,89 juta dan yang terakhir melalui Pelabuhan Pulau Sambu dengan nilai US$14,17 juta,” jelas Rahyuddin

Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap komulatif ekspor Januari-September 2019  dikatakan Rahyuddin adalah sebesar 99,93 persen. (Tribunbatam.id/Nabela Hastin Pinakesti) 

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved