Napi Akiong & Apeng Bos Narkoba di Batam, Kurir Sindikat Malaysia Tewas dengan Tangan Diborgol

Eddy Johan, sindikat narkoba Malaysia tewas ditembak di Batam, jaringan dikebalikan Akiong dan

Namun, setelah tiba di Marina itu, Eddy tiba-tiba berontak dan mendorong petugas pakai kaki. Dan berusaha melarikan diri.

"Saat tiba di lokasi tersangka (Eddy) mendorong petugas dan berupaya melarikan diri. Lalu dilakukan tembakkan peringatan agar yang bersangkutan berhenti, akan tetapi tidak digubris oleh tersangka, akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur," katanya.

Direktur Ditresnarkoba Polda Kepri Kombes K Yani mengatakan, saat kejadian Selasa (5/11/2019) pukul 22.15 WIB, Eddy saat berusaha kabur diberikan lagi tembakan peringatan.

Hanya saja, tembakan itu meleset mengenai dada dan pinggul Eddy. Saat itu juga, Eddy mengembuskan nafas terakhir alias tewas.

"Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga," kata K Yani.

Peran narapidana

Peredaran narkotika di Provinsi Kepri turut menjadi perhatian pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Apalagi beberapa hari lalu, salah satu buron dari jaringan narkotika internasional bernama Edi Johan ditembak mati oleh pihak kepolisian akibat mencoba untuk kabur.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri mengatakan, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan, seorang pelaku jaringan narkotika internasional. Karena dia mencoba kabur, setelah diberi tembakan peringatan pertama.

"Petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk Edi Johan. Karena dia mencoba kabur, setelah diberi tembakan peringatan pertama dia tidak menggubrisnya," terang Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri, saat memimpin konferensi pers di RS Bhayangkara Batam, Rabu (6/11/2019) sore.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved