Napi Akiong & Apeng Bos Narkoba di Batam, Kurir Sindikat Malaysia Tewas dengan Tangan Diborgol

Eddy Johan, sindikat narkoba Malaysia tewas ditembak di Batam, jaringan dikebalikan Akiong dan

TRIBUNBATAM.id - Eddy Johansindikat narkoba Malaysia tersungkur saat peluru tajam mengenai dadanya.

Polisi terpaksa lepas tembakan karena Eddy Johan kabur ketika diminta menunjukkan lokasi persembunyian Mr x, sindikat narkoba Malaysia lainnya.

Eddy Johan tewas dengan tangan diborgol.

Polisi membutuhkan waktu panjang untuk bisa membongkar sindikat tersebut.

Yang melibatkan dua warga binaan Lapas Kelas II Tanjungpinang Apeng dan Akiong. Termasuk Hengky, Heri, Yulizar, Eddy Johan.

"Kami lakukan mapping atau pemetaan selama tiga bulan. Jadi mereka ini adalah masuk satu jaringan. Narkotika ini berasal dari Malaysia. Dikirim ke Kepri via jalur laut dan nyandar di bibir pantai Batam," ujar Krisno.

Dari tangan pelaku diamankan narkotika jenis sabu seberat 12,200 kg brutto, 220 Butir Pil Ekstasi, Happyfive 550 Butir (55 Strip).

Semula, Eddy Johan ditangkap di rumahnya di perumahan Taman Harapan Indah Tanjung Sengkuang, Kota Batam, Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes S Erlangga menjelaskan, setelah ditangkap polisi yang terdiri dari Bareskrim Polri dan Polda Kepri itu membawa Eddy ke Marina Sekupang.

Tujuannya adalah untuk memberitahukan keberadaan seseorang yang disebut Polri Mr X yang terlibat satu jaringan dengan ke tujuh tersangka.

Untuk keamanan petugas, tangan Eddy sempat diborgol agar tidak melarikan diri.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved