BATAM TERKINI

Abu Bakar, Penyuap Gubernur Nurdin Basirun Disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Kasus suap penerbitan izin reklamasi di Tanjung Piayu, Kota Batam, memasuki babak baru. Abu Bakar, penyuap Nurdin disidangkan Jumat (8/11/2019)

Abu Bakar, Penyuap Gubernur Nurdin Basirun Disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat
screenshot
screenshot jadwal sidang Abu Bakar, penyuap Gubernur Non aktif Kepri, Nurdin Basirun 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus suap terkait penerbitan izin reklamasi di Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, memasuki babak baru.

Setelah memeriksa beberapa saksi terhadap kasus ini, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk pidana khusus tindak pidana korupsi (Tipikor) kembali mengembangkan pemeriksaannya terhadap terdakwa Abu Bakar.

Abu Bakar diagendakan menjalani pemeriksaan pukul 13.00 WIB, Jumat (8/11/2019).

Hal ini terlihat jelas pada website resmi pengadilan. Dituliskan dari keterangan website itu jika Abu Bakar akan diperiksa di Ruangan Purwoto Ganda Subrata.

Akibat kesalahannya, Abu Bakar terancam mendapatkan hukuman pidana paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun atau denda paling sedikit Rp 50 juta dan paling banyak Rp 250 juta.

Sidang Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Ikan Tohok Jadi Kode Suap Kasus Reklamasi Tanjung Piayu, Batam

Abu Bakar, Penyuap Nurdin Basirun Hadapi Jaksa Asri Irwan dan Hakim Muhammad Sirodj




Hal ini sesuai pasal 5 ayat 1 huruf (a) Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi. Tak hanya satu, Abu Bakar mendapat dua dakwaan sekaligus atas kesalahannya.

Menurut Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, Abu Bakar juga akan didakwa sesuai pasal 13 UU Tipikor dengan ancaman pidana penjara paling lama tiga tahun atau denda paling banyak Rp 150 juta.

Hingga berita ditulis, Tribun Batam masih mencoba untuk konfirmasi kepada istri Abu Bakar, Suriana, perihal informasi ini.

Sebelumnya, Suriana mengaku dirinya beserta keluarga tidak pernah mendapatkan kabar digelarnya sidang terhadap Abu Bakar.

"Tidak tahu informasinya. Tidak ada surat sampai ke rumah," katanya belum lama ini.

Suriana mengatakan, kedua putranya bahkan telah memendam rasa rindu terhadap Abu Bakar.

Bahkan, Suriana menuturkan dirinya harus 'berbohong' untuk menutupi keberadaan Abu Bakar kini kepada dua putranya.

"Saya bilang ayah sedang pergi kerja," sambungnya. 

(tribunbatam.id/dipanusantara)

Penulis: Dipa Nusantara
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved