BATAM TERKINI

BPJS Kesehatan Sosialisasi Permenkes No.16 Tahun 2019, Ini Pembahasannya

BPJS Kesehatan menggelar sosialisasi Permenkes No.16/2019. Aturan ini sebagai upaya meminimalisir fraud atau kecurangan

BPJS Kesehatan Sosialisasi Permenkes No.16 Tahun 2019, Ini Pembahasannya
tribunbatam.id/alamudin
Pemateri sedang menyampaikan paparan terkait Permenkes no 16 tahun 2019. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan melakukan sosialisasi Peraturan Kementerian Kesehatan (Permenkes) Nomor 16 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanganan kecurangan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Provinsi Riau dan Provinsi Jambi.

Kegiatan sosialisasi tersebut bertempat di Haris Hotel Batam Center pada Kamis (15/11/2019).

Dalam kegiatan sosialisasi ini, dibedah Permenkes Nomor 16 Tahun 2019.

Di dalam aturan tersebut dijelaskan kecurangan (fraud) dalam pelaksanaan program Jaminan Kesehatan dapat dilakukan oleh peserta, BPJS Kesehatan, Fasilitas Kesehatan atau pemberi pelayanan kesehatan, penyedia obat dan alat kesehatan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Terbitnya aturan Permenkes nomor 16 tahun 2019 sebagai upaya meminimalisir fraud atau kecurangan dalam pelayanan kesehatan.

Kegiatan sosialisasi bertujuan untuk menyampaikan kepada stake holder terkait tentang pengantisipasian pencegahan dan penanganan kecurangan.

Pelabuhan Pelni Batam Pindah Lagi ke Sekupang Sebelum Natal, BP Batam Minta Doa

Ketua ARSSI Kepri:Kenaikan Premi BPJS Belum Tentu Buat Layanan RS Meningkat

Asisten Deputi Bidang Utilitasasi dan Anti Fraud BPJS Kesehatan, Andi Ashar mengatakan, kegiatan ini diprakarsai oleh tim pencegahan kecurangan.

"Kegiatan ini diinisiasi oleh tim pencegahan kecurangan yang terdiri dari BPJS Kesehatan, Kementerian Kesehatan, KPK, BPKP," ujar Andi.

Sosialisasi ini adalah kegiatan awal dengan mengundang berbagai rumah sakit dan instansi yang menjadi mitra BPJS kesehatan.

Setelahnya, akan ada kegiatan lanjutan.

"Sebetulnya saat ini sudah ada timnya, setelah sosialisasi ini akan dilaksanakan kembali di provinsi masing-masing dan paling lambat pembentukan tim pengawasan fraud di masing-masing provinsi kami targetkan awal tahun 2020," ujar Andi.

Hadir dalam kegiatan tersebut narasumber dari BPKP Provinsi Kepri.

Ia mengatakan, kegiatan ini cukup bagus sebagai penambahan wawasan terkait Fraud. 

Iapun meminta agar dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan maksimal.

BPJS Kesehatan Tunggak Pembayaran Miliaran Rupiah di RSUD Bintan

Tak Cuma ke RS Pemerintah, BPJS Kesehatan Juga Nunggak ke RS Swasta

"Percuma kita ngumpul di sini dengan kegiatan yang cukup mahal ini, kalau tidak efektif kan jadi mubajir.

Acara ini akan bermanfaat ketika kita bisa menghindari Fraud. Kalau acara ini hanya dijadikan seremonial saja kan sangat disayangkan," katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan rumah sakit, BPJS Kesehatan se-Provinsi Kepri, Jambi, dan Riau.

(Tribunbatam.id/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved