Minggu, 26 April 2026

Pengamat Ini Pertanyakan Dahnil Anzar Jadi Jubir Menhan Prabowo Subianto, Ini Bahayanya

Pengamat Militer Connie Rahankundini Bakrie turut mengomentari penunjukkan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai juru bicara Menteri Pertahanan, Prabowo Su

|
Tangkap layar YouTube KOMPASTV
Pengamat Militer Connie Rahankundini Bakrie turut mengomentari penunjukkan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai juru bicara Prabowo Subianto. 

"Sementara di DPR dia nggak boleh terbuka, ada yang ajaib," ungkap Connie bingung.

Ia lalu mempertanyakan Surat Keputusan bersifat resmi yang dimiliki Dahnil Anzar.

 

"Karena menurut saya apakah Dahnil ini diangkat berdasarkan SK (Surat Keputusan)?," tanya Connie.

Connie menegaskan, menteri memang berhak mengangkat staf khusus.

Namun, staf khusus itu berbeda dengan juru bicara.

 

Apalagi, Kementerian Pertahanan juga sudah memiliki Puskom Publik.

"Bukankah seorang menteri berhak mengangkat staf khusus?" tanya presenter Aiman Witjaksono.

"Ya staf khusus bisa, tapi menjadi juru bicara tuh endak bisa ada Puskom Publik dong," jawab Connie.

 

Connie mengungkapkan dirinya mungkin tidak akan merasa janggal jika Dahnil Anzar adalah juru bicara pribadi Prabowo Subianto bukan tiba-tiba menjadi juru bicara Menteri Pertahanan.

"Beda banget, menjadi juru bicara itu. Nomenklatur nya iya, tapi enggak. Dahnil bilangnya diangkat menjadi juru bicara Menhan, Kementerian Pertahanan lain kalau Prabowo Subianto," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Connie Rahankundini Bakrie menilai ada yang membingungkan dalam penyampaian visi misi Prabowo Subianto saat dibahas dengan Komisi I DPR, di Gedung DPR, Senayan pada Senin (11/11/2019).

"Memang bener ada yang membingungkan kalau disampaikan seperti poin-poin yang sudah diambil menurut saya banyak yang bertentangan," kata Connie.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved