Setelah 20 tahun, Jusuf Kalla Kembali Urus Usaha Milik Keluarga, Ini Buktinya

Dua proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) itu adalah PLTA Malea Energi di pedalaman Tana Toraja, Sulsel, dan PLTA PT Poso Energy,

Setelah 20 tahun, Jusuf Kalla Kembali Urus Usaha Milik Keluarga, Ini Buktinya
dok_Yadi_jentak_kalla_group
Wapres ke 10 dan 12 M Jusuf Kalla ditemani Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu ,meninjau Pembangunan Extension PLTA Poso 2 yang berkapasitas 4x50 MW serta PLTA Poso 1 , di Desa Sulewana,Kabupaten Poso,Sulawesi Tengah,Rabu (13/11/2019) 

 TRIBUN-BATAM.ID, BATAM — Tiga pekan setelah lengser dari jabatan Wakil Presiden ke-10 (2004-2009) dan 12 (2014-2019) Indonesia, Jusuf Kalla (77), kembali fokus mengurus usaha.

Awal pekan ini, Menteri Perindustrian dan Perdagangan ke-21 (1999-2000) ini meninjau dua megaproyek pembangkit listrik di Pulau Sulawesi.

Dua proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) itu adalah  PLTA Malea Energi di pedalaman Tana Toraja, Sulsel, dan kedua PLTA PT Poso Energy,  di Poso, Sulawesi Tengah.

Hari ke-23, Kalla meninggalkan Istana Wakil Presiden, Selasa (12/11/2019), Kalla meninjau progres pengerjaan tunnel terowongan air (penstock) di Lembang Randan Batu, Makale Selatan, Tana Toraja.

Proyek pembangkit listrik yang dikelola anak perusahaan dari PT Bukaka Teknik Utama ini, akan memasok tambahan listri 2X45 Megawatt.

“Sebagai owner, Pak JK masuk ke tunnel penstok yang panjangnya sekitar 10 km,” kata Yadi Suryadi, staf khusus JK dalam rilis yang diterima Tribun, kemarin.

Jusuf Kalla meninjau progres pengerjaan tunnel terowongan air (penstock) di Lembang Randan Batu, Makale Selatan, Tana Toraj, Selasa (12/11/2019).
Proyek pembangkit listrik yang dikelola anak perusahaan dari PT Bukaka Teknik Utama ini, akan memasok tambahan listri 2X45 Megawatt.
Jusuf Kalla meninjau progres pengerjaan tunnel terowongan air (penstock) di Lembang Randan Batu, Makale Selatan, Tana Toraj, Selasa (12/11/2019). Proyek pembangkit listrik yang dikelola anak perusahaan dari PT Bukaka Teknik Utama ini, akan memasok tambahan listri 2X45 Megawatt. (dok_tribun-timur)

Sejak didaulat menjadi menteri perindustrian tahun 1999, Kalla praktis tak mengelola langsung usaha warisan ayahny, Hadji Kalla.

Tahun 2001, setelah tak menjabat menteri perindustrian, Jusuf Kalla diangkat menjadi Menkokesra (2001-20040 di Era Megawati Soekarnoputri.

Kisah Abidin Hasibuan Bos PT Sat Nusapersada, Peran Besar Jusuf Kalla Tetapkan Batam FTZ Menyeluruh

5 Tahun Jadi Wapres Gaji 42 Juta, Terungkap Kini Uang Belanja Jusuf Kalla Justru dari Istri

Di Pilpres langsung pertama, Kalla dipinang oleh mantan menkopohukkam Susilo Bambang Yudhoyono, menjadi wakil presiden dari 2004-2009.

Saat menjabat Ketua Umum DPP Golkar, Kalla sempat mengadu peruntungan sebagai calon Presiden, berpasangan dengan Wiranto.

Halaman
1234
Penulis: Lia Sisvita Dinatri
Editor: thamzil thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved