Kontroversi Kolam Renang Gubernur Ridwan Kamil di Rumah Dinas Rp 1,5 M, Bisa 6 Kelas
Menanggapi kontroversi tersebut, gubernur yang akrab dipanggil Emil mengatakan fasilitas kolam renang dibuat untuk terapi kaki kirinya yang cedera.
"Kalau kolam renang itu sangat urgent bagi Gubernur dalam rangka menunjang olahraga, untuk menjaga kesehatan, tidak masalah, karena kesehatan seorang gubernur harus dijaga. Apalagi dengan kegiatan yang begitu padat, kerjanya 7 hari dalam seminggu. Gubernur perlu sehat dan fit setiap harinya," kata Oleh kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (15/11/2019).
Menurut Oleh, jika kolam renang itu hanya sebatas hiasan taman, maka sebaiknya dibangun dengan konsep sederhana.
"Tapi kalau hanya sekadar hiasan taman, lebih baik disederhanakan saja, tidak perlu mewah-mewah," katanya.
Ia mengatakan dana Rp 1,5 miliar untuk kolam renang itu setara dengan 7 ruang kelas baru (RKB) sekolah di Jawa Barat.
Untuk itu ia berharap kolam renang pribadi itu benar-benar difungsikan dengan baik.
Sementara itu, Ridwan Kamil membantah bahwa dirinya mengesampingkan program prioritas Provinsi Jawa Barat.
Ia mengatakan semua janji kampanyenya sedang ia kerjakan saat ini.
"Pembangunan di Jabar itu semua dikerjakan. Kalau Anda tadi menyimak, sebutkan semua dimensinya urusan kemiskinan, semua proporsional," ucapnya seusai rapat paripurna di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Bandung, Jumat (15/11/2019).
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul RIDWAN KAMIL - Kontroversi Kolam Renang Gubernur Ridwan Kamil di Rumah Dinas Rp 1,5 M, Bisa 6 Kelas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16112019_ridwan-kamil.jpg)