Kakek 63 Tahun Tewas Usai Berkencan Dengan Waria di Depan Toko, Korban Ternyata Pensiunan PNS

Pria bernama Irwan (63) tersebut, menurut laporan Tribun-Medan.com, ditemukan sudah tergeletak di teras sebuah toko yang tak jauh dari Binjai Supermal

Editor: Eko Setiawan
Kolase TribunJabar.id (Tribun-Medan.com dan TribunNews)
Setelah kencani waria, seorang pria paruh baya ditemukan tewas di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, Senin (18/11/2019). 

Awalnya, anggota Satreskrim melakukan pengintaian.

Hingga akhirnya, didapati bagaimana jaringan prositusi itu beroperasi.

Rupanya, beberapa mobil berkeliling di sekitar vila di wilayah Kota Bunga Cipanas.

Para pelaku menawarkan para PSK dan ladyboy ke wisatawan di mobil itu.

Di dalam mobil tersebut, ada yang bertugas sebagai sopir, ada juga yang bertugas melakukan negosiasi dengan WNA.

Hingga akhirnya, dilakukan penyergapan di tiga lokasi berbeda.

"Setelah kami sergap didapati beberapa tersangka yang mempunyai tugas berbeda-beda," ujar Juang Andi, saat menggelar konferensi pers di kantornya, Selasa.

Ilustrasi wanita penghibur.
Ilustrasi wanita penghibur. (net)

Kondom, satu unit mobil, hingga 6 buah handphone berbagai merek menjadi barang bukti saat terbongkarnya aksi prostitusi internasional ini.

Selain itu barang bukti juga diamankan 31 lembar uang pecahan Rp 100 ribu dalam transaksi seks tersebut.

Dari pengungkapan kasus diamankan lima orang tersangka dengan tugas yang berbeda-beda dan delapan orang korban tiga di antaranya ladyboy.

Polisi memakai Pasal 2 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ancaman hukuman paling lambat tiga tahun dan denda Rp 120 juta.

Pengungkapan jaringan esek-esek' internasional ini dilakukan jajaran Polres Cianjur dalam rangka menekan jumlah kriminalitas dan penyakit masyarakat dengan keseriusan Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur.

"Saya hanya menindaklanjuti laporan warga yang menginginkan kawasan Kota Bunga menjadi tempat wisata, bukan tempat prostitusi, mengenai sejak kapan praktik ini berlangsung saya masih meminta keterangan dari para tersangka," kata Kapolres.

Dalam foto-foto yang diterima TribunJabar.id, para pelaku bisnis prostitusi internasional itu tampak masih muda.

Mereka mengenakan seragam biru bertuliskan "Tahanan Polres Cianjur".

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved