Jumat, 5 Juni 2026

Mengenal Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi

Mengenal Sosok Adamas Belva Syah Devara CEO Ruang Guru yang menjadi staf khusus milenial Jokowi dibidang teknologi.

Tayang:
nstagram @belvadevara
Mengenal Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru yang Jadi Staf Khusus Milenial Jokowi. 

TRIBUNBATAM.id - Staf khusus Presiden Jokowi berasal dari kalangan milenial.

Hal ini bisa kita lihat dari 7 staf khusus yang sudah terpilih dan resmi diumumkan oleh Jokowi, Kamis (22/11) kemarin.

Salah satu staf khusus Jokowi yang tidak kalah menarik dengan staf lainnya adalah bergabungnya CEO Ruang Guru menjadi bagian dari staf khusus Jokowi untuk periode 2019-2024.

CEO Ruang Guru tentunya adalah Adamas Belva Syah Devara (29).

Dirinya kini terpilih menjadi Staf Khusus Presiden dalam mengawal kepemerintahan 2019-2024.

Dikutip dari Wikipedia, Adamas Belva Syah Devara dikenal sebagai pendiri dan direktur utama dari perusahaan startup di bidang pendidikan dan teknologi terbesar di Indonesia, Ruang Guru.

7 Staf Khusus Milenial Jokowi Diperkenalkan, Berikut Tugas dan Profil Singkatnya

Adamas Belva Syah Devara ini merupakan sosok pengusaha, tokoh muda, dan aktivis sosial.

Anak pertama dari tiga bersaudara ini adalah alumnus pascasarjana bergelar ganda dari Harvard University mengambil jurusan Master of Public Administration (Kebijakan Publik) dan Stanford University mengambil jurusan Master of Business Administration (Bisnis Manajemen).

Adamas Belva Syah Devara CEO Ruangguru

Adamas Belva Syah Devara CEO Ruang Guru saat kuliah di Harvard dan Stanford.

(Instagram: @belvadevara)

Pada tahun 2017 ia terpilih sebagai salah satu dari 30 pengusaha muda paling berpengaruh di Asia oleh Forbes Magazine.

Diketahui, dirinya berasal dari keluarga sederhana yang senantiasa selalu memberikan pendidikan terbaik sejak kecil.

Ia menempuh pendidikan menengah pertama di SMP Islam Al Azhar 8 dan pendidikan menengah atas di SMA Presiden, sebuah sekolah semi-militer bertaraf internasional.

Selama SMA, ia selalu meraih peringkat satu dan menjuarai berbagai kompetisi olimpiade ilmiah, pidato, dan debat berbahasa Inggris.

Berkat itu lah, Belva yang bukan dari keluarga tingkat ekonomi tinggi selalu mendapatkan beasiswa penuh, sehingga tak memerlukan uang sepersen pun untuk biaya pendidikan selama SMA.

Selain dikenal sebagai seseorang yang cemerlang dengan kecerdasan berada di atas tingkat rata-rata, ia juga seorang yang aktif berorganisasi dan menjadi ketua OSIS di SMA Presiden tersebut.

KPK Visits Batam Gapensi Office, Whats Going on?

Dirinya juga meraih beasiswa penuh dari pemerintah Singapura untuk melanjutkan studi ke Nanyang Technological University, salah satu institut teknik terbaik di Asia pada 2007.

Ia merupakan orang Indonesia pertama yang diterima di program gelar ganda dalam program studi Ilmu komputer dan Bisnis di Nanyang Technological University.

Selama kuliah, Belva mendapatkan banyak prestasi akademis dan berhasil masuk pada Double Dean's List sebagai salah satu dari 5% mahasiswa dengan prestasi tertinggi, dalam program studi Ilmu komputer maupun Bisnis.

Belva meraih penghargaan
Belva meraih penghargaan "Entrepreneurial Marketing Award 2019" dari majalah Marketeers untuk Inspiring Digitalpreneur (Instagram @belvadevara)

Bos Ruang Guru ini tahun 2009 terpilih oleh universitas untuk ikut serta dalam program pertukaran pelajar ke University of Manchester, Manchester, Inggris.

Kemudian, tahun 2011, dirinya berhasil meraih tiga medali emas prestisius dari Nanyang Technological University, Lee Kuan Yew Gold Medal, (penghargaan tertinggi bagi mahasiswa di universitas), Infocomm Development Authority of Singapore Gold Medal (penghargaan bagi peraih nilai akademis tertinggi di program studi Ilmu komputer), dan Accenture Gold Medal (penghargaan bagi peraih nilai akademis tertinggi di program studi Bisnis).

Atas prestasinya, sambil kuliah, Belva mendapatkan kesempatan bekerja di perusahaan Goldman Sachs dan Accenture.

Peraih penghargaan Client First Award 2012 ini mendirikan Ruang Guru pada 2014 bersama sahabatnya, Muhammad Iman Usman.

Saat Belva menjadi Direktur Utama di Ruang Guru ini, dalam setahun Ruang Guru berkembang pesat lima kali lipat, sehingga menjadi perusahaan teknologi pendidikan terbesar di Indonesia, menjangkau lebih dari 10 juta siswa dan 150.000 guru.

Nekat Selingkuh di Kuburan, Ibu Guru dan Siswanya Bersimbah Darah Ditikam Suami

Ide membuat startup tersebut muncul dirinya bersama Usman belajar untuk mempersiapkan tes beasiswa untuk masuk universitas, lalu ingin mencari guru privat online yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam prosesnya, mereka menyadari bahwa ternyata pasar ini tidak efisien.

Tak hanya ketua OSIS, Belva juga aktif di organisasi menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Perhimpunan Pelajar Indonesia Singapura dan dinobatkan menjadi Young Leader for Indonesia 2011 oleh McKinsey & Company.

Ia juga sempat menjabat sebagai Co-President Stanford GSB Asia Club dan mendapatkan penghargaan manajemen publik dan inovasi sosial di tahun 2015.

Diketahui, Presiden Jokowi melangsungkan pengumuman para staf khususnya di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Berbeda saat memperkenalkan menteri dan wakil menterinya, kini presiden nampak duduk sendiri tanpa didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Presiden bersama para pemuda-pemudi staf khususnya tersebut tampak seragam mengenakan kemeja putih dan celana hitam duduk lesehan di area istana.

"Saya mau kenalkan staf khusus yang baru, tugasnya mengembangkan inovasi di berbagai bidang," kata Presiden Joko Widodo, saat memperkenalkan para staf khususnya, dikutip dari Live Kompas TV.

SAH! UMK Batam 2020 Ditetapkan Senilai 4.130.279, Simak Daftar Lengkap UMK di Provinsi Kepri

Presiden Jokowi dalam memperkenalkan Belva mengatakan Belva merupakan sosok milenial yang berprestasi.

"Kita kenal Belva pendiri, CEO Ruang Guru. (Ia) masuk ke (tokoh majalah) Forbes di bawah 30 tahun. Juga mendapatkan medali emas dari Lee Kuan Yew saat lulus sarjana," ujar Jokowi.

Melansir dari Juru Bicara Presiden, M. Fadjroel Rachman mengumumkan daftar 15 Staf Khusus Presiden.

Ke-7 Staf Khusus Presiden dari milenial ini akan memberikan masukan konstruktif-inovatif dunia milenial kepada Presiden Joko Widodo.

Daftar 12 Staf Khusus Presiden Jokowi

7 Staf Khusus Baru:

1. Angkie Yudistia, Pendiri Thisable Enterprise

2. Aminuddin Ma’ruf, Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Periode 2014-2017.

3. Adamas Belva Syah Devara, Pendiri Ruang Guru.

4. Ayu Kartika Dewi, Perumus Pergerakan Sabang Merauke.

5. Putri Indahsari Tanjung, CEO dan Founder Creativepreneur.

6. Andi Taufan Garuda Putra, CEO Amarta.

7. Gracia Billy Mambrasar, Pemuda asal Papua yang mendapatkan. beasiwa di Universitas Oxford

Selain itu, ada 5 tambahan Staf Khusus Presiden, yaitu:

1. Anak Agung Gde Ngurah Ari Dwipayana, akademisi

2. Sukardi Rinakit, intelektual

3. Arif Budimanta, ekonom Megawati Institute

4. Diaz Hendropriyono, Ketua Umum PKPI

5. Dini Shanti Purwono, Kader PSI, ahli hukum lulusan Harvard

Semuanya merupakan putra-putri terbaik Indonesia yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo sesuai keahliannya masing-masing untuk mewujudkan 5 program prioritas menuju Indonesia Maju.

(Tribunnews.com/Nidaul 'Urwatul Wutsqa)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Adamas Belva Syah Devara, CEO Ruang Guru Jadi Staf Khusus Presiden Jokowi Bidang Teknologi

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved