5 Kasus Hilangnya Kapal & Pesawat di Segitiga Bermuda yang Masih Misterius hingga Hari Ini

Berikut deretan misteri hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda yang belum terungkap. Apa saja itu?

IST
Ilustrasi--Daerah Segitiga Bermuda 

Dengan peta dari Cooper, Darrell dan timnya menjelajah dasar laut dengan Segitiga Bermuda.

Hasilnya dia menemukan sebuah obyek misterius yang mungkin bernilai jutaan.

"Saya mencoba mengidentifikasi material obyek berdasarkan salah satu pembacaan anomali pada grafik Gordon ketika saya melihat sesuatu yang mencuat, yang mengejutkan saya."

Menurut Darrel, obyek misterius tersebut memiliki tampilan "kapal perang" dengan dinding curam yang darinya lima lengan menonjol keluar seperti meriam.

Menggunakan alat bantu pernapasan khusus untuk mencapai "pesawat luar angkasa" seluas 300 kaki, Darrell mengatakan dia dan rekan-rekan penyelamnya menyadari bahwa itu tidak tampak buatan manusia.

Sebab, karena obyek itu ditutupi karang tebal, maka obyek itu sudah berada di sana sejak ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu.

"Berdasarkan pengalaman saya, itu seperti bangkai kapal. Tapi jenisna tidak cocok dengan segala jenis bangkai kapal yang pernah saya lihat."

Oleh karena itu, Darrell inin menyelidiki obyek misterius tersebut lebih lanjut.

Sebab, mungkin hasil penyelidikan tersebut bisa membantu menjawab mengapa Segitiga Bermuda begitu menyeramkan seperti yang kita kenal selama ini.

Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Bikin Merinding, Penyelam Ini Temukan Obyek Misterius di Segitiga Bermuda, Seperti Ini Bentuknya

Deretan misteri hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda

Berikut deretan misteri hilangnya kapal dan pesawat di Segitiga Bermuda yang belum terungkap dari laman wittyfeed.com.

1. USS Cyclops

Pada Maret 1981, sebuah kapal besar dengan sekitar 309 awak kapal di dalamnya berangkat untuk berlayar melintasi wilayah Bermuda.

Namun, satu di antara anggota awak kapal mengirim pesan yang menginformasikan status semua orang di kapal, dan itu menjadi indikasi terakhir keberadaan mereka.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved