BATAM TERKINI
Penutupan Kenduri Seni Melayu, Dimeriahkan Permainan Gasing Tradisional
Agenda tahunan masyarakat Batam yang dirangkum dalam Kenduri Seni Melayu, ditutup Jumat (13/12/2019) malam ini.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Agenda tahunan masyarakat Batam yang dirangkum dalam Kenduri Seni Melayu, akan ditutup Jumat (13/12/2019) malam ini.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, meskipun penutupan dilaksanakan pada malam hari, namun kegiatan demi kegiatan sudah berlangsung sejak sore hari.
“Insyaallah nanti malam kita penutupan Kenduri Seni Melayu yang ke 21 ini. Dari sore kita mulai agenda, salah satunya dengan menampilkan gasing massal dari anak-anak sekolah dasar,” ujar Ardiwinata saat ditemui di Alun-alun Engku Putri, Batam Center.
Tak hanya gasing saja, adanya penampilan group band asal Malaysia, tari dan juga pembacaan puisi baik dari Batam hingga Lingga akan memeriahkan agenda Kenduri Seni Melayu hingga malam hari tiba.
Kenduri Seni Melayu itu akan ditutup oleh Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad.
Meskipun cuaca kurang bersahabat, Ardiwinata mengatakan tidak mengurangi nilai dari terselenggaranya Kenduri Seni Melayu.
• Delapan Negara Berpartisipasi di Kenduri Seni Melayu Batam, Dimeriahkan Band Bloodshed
• Pertamina Apresiasi Langkah Disperindag Batam Sita 540 Tabung Gas Elpiji 3 Kg
“Dan tahun depan Kenduri Seni Melayu juga sudah ditetapkan sebagai 100 calender of event dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia,” paparnya.
Di tahun depan, Kenduri Seni Melayu akan menghadirkan Festival Cipta Lagu Melayu dan juga lebih menghadirkan tarian-tarian melayu seperti serampang dua belas, mak inang pulau kampai dan lain sebagainya.
Kenduri Seni Melayu juga tidak selalu berlangsung saat bulan Desember. Nantinya akan dipertimbangkan untuk dilaksanakan pada bulan Oktober, mengingat rentannya curah hujan yang terjadi di bulan Desember.
“Karena di tahun ini kita ingin pelaksanaan Kenduri Seni Melayu ini sebagai penghantar hari jadi Kota Batam nantinya,” sebutnya.
Ardiwinata berharap, tidak hanya warga Batam dan Kepri saja yang ambil bagian untuk tampil dalam panggung Kenduri Seni Melayu itu, tetapi juga provinsi maupun negara lain bisa turut berpartisipasi.
Pada tahun 2019 ini, Kenduri Seni Melayu juga turut dimeriahkan oleh penampilan dari negara Khazakhstan dan Rusia, disamping negara Singapura, Malaysia dan juga Brunei Darussalam yang selalu hadir.
“Hadir juga dari daerah lain seperti Palembang, Yogyakarta, dan lainnya. Semoga Kenduri Seni Melayu ini bisa menjadi kegiatan yang dinanti-nantikan dunia,” tutupnya.
Keseruan Pembukaan Kenduri Seni Melayu 2019
Berpakaian Melayu warna-warni, dipadankan jilbab hitam dengan pemanis bunga di kepala sebelah kanan, seribu siswi sekolah dasar di Batam menari jogi.
Bersama para pelajar itu, tampil Mak Normah, seniman Melayu Batam yang kini berusia 80 tahun.
Tarian khas masyarakat Melayu yang dibawakan secara massal ini berlangsung di Dataran Engku Putri Batam Center, Batam, Kepri, Rabu (11/12/2019) malam.
Tarian itu menjadi pembuka Kenduri Seni Melayu (KSM) 2019. KSM merupakan agenda kebudayaan yang rutin digelar tiap tahun oleh Pemerintah Kota Batam sejak 1999.
Seperti beberapa tahun terakhir, KSM ke-21 ini juga dilaksanakan sejalan dengan perayaan Hari Jadi Batam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pembukaan-kenduri-seni-melayu-ksm-ke-21-di-batam2.jpg)