Ruam dan Kondisi Kulit Begini yang Jadi Gejala Seseorang Terjangkit HIV
Ketika sistem kekebalan tubuh melemah oleh HIV, itu dapat menyebabkan kondisi kulit yang menyebabkan ruam, luka, dan lesi.
Ruam dan Kondisi Kulit Begini yang Jadi Gejala Seseorang Terjangkit HIV
TRIBUNBATAM.id- Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang mematikan.
Banyak orang yang takut jika terkena penyakit mematikan ini.
Lalu, bagaimana sih sebenarnya kita dapat mengetahui seseorang terkena HIV?
Ada banyak gejala yang dapat ditunjukan jika tubuh kita terkena HIV, contohnya yang akan terjadi pada kulit.
Ketika sistem kekebalan tubuh melemah oleh HIV, itu dapat menyebabkan kondisi kulit yang menyebabkan ruam, luka, dan lesi.
Kondisi kulit dapat menjadi salah satu tanda awal HIV dan dapat muncul selama tahap primer.
• Manfaatkan Kepanikan Calon Pemudik, Polisi Tangkap Dua Calo Tiket Pelni
• VIDEO - Pantai di 5 Resort Mewah di Lagoi Bintan Tercemar Limbah Minyak
• Polres Tanjungpinang Siapkan Pos Terapung, Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2020
Mereka juga dapat menunjukkan perkembangan penyakit, karena kanker dan infeksi mengambil keuntungan dari disfungsi kekebalan pada tahap selanjutnya dari penyakit.
Sekitar 90 persen orang dengan HIV akan mengembangkan kondisi kulit selama perjalanan penyakit mereka.
Kondisi kulit ini biasanya termasuk dalam salah satu dari tiga kategori
- dermatitis inflamasi, atau ruam kulit
- infeksi dan infestasi, termasuk bakteri, jamur, virus, dan parasit
- kanker kulit
Sebagai aturan umum, kondisi kulit yang disebabkan oleh HIV ditingkatkan dengan terapi antiretroviral.
• During 2019, There were 34 Pregnant Women Positively Affected by the HIV Virus In Batam
HIV biasanya berkembang melalui tiga tahap:
- HIV Akut. Virus ini bereproduksi dengan cepat dalam tubuh, menyebabkan gejala seperti flu yang parah.
- HIV Kronis. Virus ini bereproduksi lebih lambat, dan seseorang mungkin tidak merasakan gejala sama sekali. Tahap ini bisa bertahan 10 tahun atau lebih.
- AIDS. Sistem kekebalan tubuh telah rusak parah oleh HIV. Tahap ini menyebabkan jumlah CD4 turun di bawah 200 sel per milimeter kubik (mm3) darah. Hitungan normal adalah 500 hingga 1600 sel per mm3.
• VIDEO - Pekerja Industri dan Ibu Rumah di Batam Rentan HIV/AIDS
Seseorang kemungkinan besar akan mengalami kondisi kulit selama tahap 1 dan tahap 3 HIV.
Infeksi jamur sangat umum terjadi ketika sistem kekebalan berada pada titik terlemah, pada tahap ketiga.
Infeksi yang muncul selama tahap ini sering disebut infeksi oportunistik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kulit-kemerahan-atau-ruam.jpg)