Rabu, 8 April 2026

BATAM TERKINI

Pertamina Ancam SPBU Nakal, Jika Terbukti 'Main Mata' dengan Mafia Solar Bakal Ditindak

Disperindag memanggil pertamina terkait pengungkapan penimbunan solar di kawasan Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

|
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Antrian Panjang di SPBU Tiban Tiga kecamatan Sekupang pada Sabtu (19/10/2019) 

Pertamina Ancam SPBU Nakal, Jika Terbukti Main Mata dengan Mafia Solar Bakal Ditindak

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pasca penangkapan solar di Sagulung beberapa waktu lalu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam menggelar rapat koordinasi, Selasa (17/12/2019).

Pada pertemuan di lantai lima gedung bersama itu, dihadiri puluhan peserta.

Rapat dipimpin Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau.

Rapat itu adalah rapat internal dan tertutup bagi media.

Disperindag memanggil pertamina terkait pengungkapan penimbunan solar di kawasan Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Batam.

Selama ini di Batam, solar kerap menjadi persoalan sosial yang seakan berkepanjangan. Pasalnya, di beberapa SPBU solar kerap habis. Sementara agen-agen tidak resmi ada.

BUKAN dari SPBU, Begini Cara Pemilik Gudang di Sagulung Batam Dapatkan 3 Ton Solar

Disinyalir, solar-solar subsidi itu dikuasai oleh sekelompok orang. Untuk keperluan memperkaya diri sendiri.

Tidak tinggal diam, kemudian Disperindag Batam melakukan penggrebekan. Dan hasilnya, pada penggerebekan terdapat barang bukti sebanyak 3 ton solar yang disimpan di dalam 3 tangki isi 900 liter solar dalam setiap tangkinya.

Selain itu juga terdapat 1 drum berisi 200 liter solar.

Pihak PT Pertamina (Persero) mengatakan komitmennya untuk menumpas tuntas mafia solar di Batam. Unit Manager Communication dan CSR MOR I (Pertamina) Roby Hervindo yang membawahi lima provinsi di Sumatera mengatakan, SPBU yang terlibat jika terbukti akan diberikan tindakan tegas.

Jika terbukti maka sanksi teringan adalah teguran dan terberat Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) dengan pihak SPBU yang salah. '

'Dari kami tetap mempunyai komitmen dengan mereka yang coba bermain-main dengan BBM solar bersubsidi. Dari pimpinan, akan melakukan asessment dan kemudian jika terbukti kami akan melakukan PHU," katanya.

Roby menuturkan, kuota solar bersubsidi di Batam sesuai perencanaan dan sesuai data bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan stakeholder pemerintah daerah sudah cukup.

Pertamina juga heran ketika BBM solar bersubsidi cepat lenyap dari SPBU.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved