Jumat, 17 April 2026

BATAM TERKINI

Pertamina Ancam SPBU Nakal, Jika Terbukti 'Main Mata' dengan Mafia Solar Bakal Ditindak

Disperindag memanggil pertamina terkait pengungkapan penimbunan solar di kawasan Kaveling Bukit Melati, Kelurahan Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung.

|
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Antrian Panjang di SPBU Tiban Tiga kecamatan Sekupang pada Sabtu (19/10/2019) 

"Cukup kok.Kuota Solar subsidi Januari - November 2019 sebesar 138 ribu Kilo liter (KL). Pertamina menyalurkan sebesar lebih dari 129 ribu KL, atau mencapai 93 persen. Sisanya kami siapkan untuk antisipasi kenaikan kebutuhan solar menjelang momen Natal dan Tahun Baru. Jadi tak ada masalah," katanya.

Roby tak menampik jika ada oknum tertentu yang mengambil solar untuk keperluan pribadi dan memperkaya diri sendiri.

Hal itu kata dia, Pertamina tidak mungkin 24 jam menjaga SPBU. Untuk itu, mereka membutuhkan kejujuran berusaha, keimanan oknum pemain solar, dan pengawasan stakeholder termasuk aparat kepolisian.

"Kita mengharapkan, tak ada persoalan berkepanjangan. Karena sebelum kita distribusikan ke SPBU, kita sudah perhitungan. Jadi tidak asal main kasih. Bahwa kemudian ada yang bermain-main, ya tinggal kita hadapkan dengan hukum. Dari kami tegas akan PHU jika terbukti," ucapnya.

Rapat yang digelar Disperindag Kota Batam Selasa (17/12), beberapa agen solar turut hadir. Terkait apa hasil percakapan mereka di dalam ruang rapat, belum diketahui.

Hanya saja, bocoran tentang rapat adalah terkait penangkapan solar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oknum pemain solar subsidi ilegal cukup rapi.

Sumber mengatakan, mobil tahun lama didesain ulang tangki minyaknya. Misalkan jika mobil jenis L300 berisi tangki antara 40-47 liter, maka diubah menjadi 100 liter.

Dengan cara membesarkan bagian tangki dengan desain ulang.

"Sehingga secara kasat mata susah kita membedakan mana mereka yang bermain, dan mana mereka yang benar-benar mengisi solar. Kalau dari sisi selang SPBU, bisa saja cepat tekanannya. Jadi memang ada kerja sama dengan oknum SPBU. Ini sebenarnya sudah lama permainan ini," ujar seorang sumber belum lama ini.

Sumber ini mengatakan, oknum SPBU yang kerap bermain berada di daerah Batuaji, Sekupang dan beberapa daerah lain di Batam.

"Mereka memanfaatkan waktu sepi, sehingga lewat dari pantauan petugas dan media," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau, mengatakan, rapat Selasa (17/12) sore ini adalah rapat koordinasi terkait persiapan solar subsidi per 31 Desember 2019. Ketika ditanya soal kaitannya dengan pengungkapan kasus solar tersebut.

"Ini rapat koordinasi dengan pihak Pertamina dan beberapa swasta. Artinya, kami koordinasikan terkait persiapan solar dan BMM menjelang 31 Desember 2019," ujarnya.

Terkait dengan penangkapan solar di Sagulung diakui Gustian sedang dalam proses penyelidikan PPNS.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved