Warga Bentrok Dengan Rombongan Perguruan Silat, Korban Disiksa dan Disekap

Rombongan anggota perguruan silat terlibat aksi fisik dengan warga Desa Bantengan dan Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung

Warga Bentrok Dengan Rombongan Perguruan Silat, Korban Disiksa dan Disekap
net/google
Ilustrasi 

TRIBUNBATAM.id - Situasi mencekam dirasakan warga Tulungagung, Bentrok antara rombongan anggota perguruan silat dengan warga desa tidak bisa dielakkan.

Bentrok tersbeut berujung penganiayaan dan penyekapan salah satu dari mereka.

Sejauh ini, Polisi masih melakukan pengejaran terkait orang yang menyiksa dan melakukan penyekapan tersebut.

Janji Hendak Dinikahi, Harta Paling Berharga Remaja 15 Tahun Direnggut Teman Facebook

Polisi Dalami Asal Pembuangan Mayat Bayi di Batam, Dibawa Truk, Berakhir di Tempat Sampah

Anggota Polisi Tewas di Barak Usai Dianiaya Oleh Teman Satu Angkatan Atas Perintah Seniornya

Rombongan anggota perguruan silat terlibat aksi fisik dengan warga Desa Bantengan dan Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung, Rabu (25/12/2019).

Dua rumah warga mengalami kerusakan karena aksi saling lempar dua pihak yang bertikai.

Selain itu ada seorang pemotor yang melintas juga menjadi korban pengeroyokan, massa yang mengenakan atribut Pagar Nusa (PN).

Sesampai di Desa Bantengan, mereka terlibat saling ejek dengan warga Desa Bantengan.

Dari saling ejek, akhirnya mereka terlibat aksi saling melempar.

Polisi berhasil meredakan situasi, dan massa melanjutkan perjalanan.

Namun massa kemudian berpapasan dengan Hendi Widianata, warga Desa Bendorejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek di Desa Sebalor, Kecamatan Bandung.

Halaman
123
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved