Kamis, 9 April 2026

KISRUH TAKSI BATAM

Taksi Online & Konvensional di Batam Ribut Lagi, Anggota Dewan : Banyak Pihak Merugi

Thomas menyayangkan jika kedua belah pihak terus berkonflik akan menyebabkan kenyamanan wisatawan terganggu. Selain itu banyak pihak lainnya merugi

Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Argianto DA Nugroho
Kisruh taksi online dan pangkalan di Pelabuhan Internasional Batam Centre beberapa waktu lalu 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polemik taksi online di Batam tak kunjung selesai.

Terbaru, Kamis (26/12/2019) malam, sopir taksi online kembali terlibat cekcok dengan sopir taksi konvensional di sekitar wilayah Nagoya Hill, Kota Batam.

Akibat kejadian ini, banyak pihak menyayangkan jika kedua belah pihak terus berkonflik akan menyebabkan kenyamanan wisatawan terganggu.





Salah satunya datang dari anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Thomas Arihta Sembiring.

Kepada Tribun Batam, Thomas mengkritisi polemik berkepanjangan ini.

"Jenis transportasi tidak boleh dibatasi oleh apapun sepanjang adanya kesepakatan antara penumpang dengan penyedia transportasi. Lagi pula taksi online itu sudah terbit izin operasionalnya dan sesuai Peraturan Menteri, jadi sudah legal," jelasnya kepada Tribun Batam, Jumat (27/12/2019).

Selain itu menurutnya, sejauh ini taksi online juga mendukung pemerintah untuk memaksimalkan Kota Batam menjadi daerah tujuan wisata dengan menyediakan transportasi relatif nyaman, harga terjangkau, dan aman.

"Dan yang terpenting juga tidak boleh membatasi ruang gerak operasi yang menjadikan taksi online ada namun tidak memiliki keberadaan untuk mengais rezeki," sambungnya.

Thomas pun berharap Pemerintah Provinsi Kepri tidak membiarkan polemik ini berkepanjangan dan membuat banyak pihak merugi.

"Lagian dari taksi online, banyak kepala keluarga menjadikannya alternatif mengais rezeki. Juga membantu mengurangi pengangguran," katanya lagi.

Sebelumnya, keributan antara taksi online dan taksi konvensional kerap terjadi di beberapa titik rawan seperti di Bandara Hang Nadim Batam, Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, dan beberapa lainnya.

Bahkan, beberapa waktu lalu keributan besar antara keduanya sempat terjadi di Bandara Hang Nadim dan Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.

Pada dua kawasan tadi, kedua belah pihak bahkan sampai harus beradu fisik.

Keributan di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre juga disaksikan langsung oleh wisatawan mancanegara.

Sopir Taksi Online dan Taksi Konvensional Cekcok Lagi

Perselisihan antara taksi online dan taksi konvensional seolah tak pernah usai.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved