ANAMBAS TERKINI

Kemunculan Buaya Resahkan Warga Jemaja Anambas, Ini Tanggapan Anggota Dewan

Keberadaan buaya yang sering terlihat di beberapa lokasi di Anambas, masih membuat resah warga Kecamatan Jemaja.

Kemunculan Buaya Resahkan Warga Jemaja Anambas, Ini Tanggapan Anggota Dewan
TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA
Keberadaan buaya yang sering terlihat di beberapa lokasi di Anambas ini, membuat resah warga 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Keberadaan buaya yang sering terlihat di beberapa lokasi di Anambas, masih membuat resah warga Kecamatan Jemaja. Sebelumnya, seekor buaya berukuran 2,5 meter ditemukan di Desa Ulu Maras, Kecamatan Jemaja Timur.

Kini warga masih sering melihat ada buaya di sekitaran muara sungai, dan itu membuat warga yang tinggal tidak jauh sangat resah dan merasa terancam dengan keberadaan buaya tersebut.

Hal ini pun mendapat tanggapan dari anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Anambas, Ayub. Ayub selaku anggota DPRD yang berasal dari daerah Kecamatan Jemaja mengungkapkan rasa prihatinnya.






"Ya, warga di sana sudah mulai resah dengan adanya buaya itu. Saya sangat berharap sekali kepada pemerintah agar segera memerintahkan dinas terkait untuk menangani kasus ini," ujar Ayub kepada tribunbatam.id, Senin (30/12/2019).

Ia pun menginginkan pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk segera turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan provinsi untuk mencari solusi terhadap hewan buas tersebut.

Mengurai Sengkarut Taksi, Balon Wali Kota Batam Lukita : Harus Ada Solusi Jangka Panjang

Pemkab Karimun Tak Perpanjang Kontrak 76 Tenaga Honorer, Ini Sebabnya

"Harus segera ditangani, apakah mendatangkan tim dan membuat penangkaran buaya, dikhawatirkan akan menelan korban nantinya," jelas Ayub.

Saat ini keberadaan buaya tersebut tidak hanya di muara sungai saja. Namun beberapa warga ada yang melihat buaya tersebut di sekitaran Padang Melang, Desa Batu Berapit.

warga Jemaja buat kandang untuk meletakkan buaya yang ditemukan.
warga Jemaja buat kandang untuk meletakkan buaya yang ditemukan. (TRIBUNBATAM.ID/RAHMA TIKA)

"Sedangkan di pantai Padang Melang, salah satu tempat wisata masyarakat pulau Jemaja pada hari ini. Takutnya hewan buas ini menelan korban, yang ditakutkan anak-anak kecil main di pinggiran sungai pantai Padang Melang," tambahnya.

Ayub berharap Pemerintah Daerah (Pemda), dalam hal ini Bupati Kepulauan Anambas supaya cepat merespon dan melakukan tindakan serta solusi terkait hewan buas yang meresahkan warga Jemaja.

"Beliau langsung memerintahkan OPD terkait hewan buas itu, agar langsung berkoordinasi dengan provinsi karena berkaitan masalah kewenangan itu tadi," tutupnya. (tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved