Kamis, 28 Mei 2026

HUMAN INTEREST

Kenduri Akhir Tahun di Batam Sisakan Sampah, Ini Curhatan Petugas Kebersihan

Kenduri Akhir Tahun bertajuk ATB Dendang Pesisir sukses dihelat tadi malam, Selasa (31/12/2019).Namun tidak dengan sampah yang ditinggalkan pengunjung

Tayang:
Editor: Dewi Haryati

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kenduri Akhir Tahun bertajuk ATB Dendang Pesisir sukses dihelat tadi malam, Selasa (31/12/2019).

Acara yang disuguhkan oleh Pemko Batam, BP Batam, dan PT Adhya Tirta Batam (ATB) ini menyedot perhatian lebih dari 40 ribu warga Batam yang datang ke Dataran Engku Putri untuk turut menikmati momen pergantian tahun.

Usai pesta kembang api, sekira pukul 00.15 Wib, banyak warga yang mulai beranjak meninggalkan lokasi acara dan meninggalkan sampah. Tampak sampah plastik seperti botol minuman, plastik pembungkus makanan, kertas-kertas, hingga tikar terpal yang tertinggal berserakan di Dataran Engku Putri Batam.





Di antara banyaknya warga yang berkerumun untuk keluar dari lokasi, tampak beberapa petugas berbaju oranye yang menunggu di sudut-sudut alun-alun. Mereka adalah petugas kebersihan yang akan mengeksekusi sampah-sampah sisa keriuhan acara ini.

Diantaranya ada Rini. Perempuan yang telah bekerja hampir 5 tahun sebagai petugas kebersihan di Dataran Engku Putri Batam mengaku sudah siaga sejak pukul 18.00 Wib.

"Saya duduk di bawah pohon belakang panggung. Ramailah sama kawan-kawan, ada 100 lebih," terang Rini.

Akses Jalan Menuju Bandara Letung Anambas Sudah Mulus, Masyarakat Tak Khawatir Jalan Berlubang Lagi

Pakaian Imlek Sudah Bisa Didapatkan di Sunboss Department Store Batam


Ia mengaku memang sering lembur bila ada acara di sekitar lokasi kerjanya, yakni di Dataran Engku Putri.

Siang hari selesai kerja pukul 11.30 Wib, ia sempat pulang dulu ke rumahnya di kawasan Belian, Batam Center. Baru kemudian diantar lagi oleh suaminya pukul 17.30 Wib ke lokasi acara Kenduri Akhir Tahun.

Meski lelah, ia mengaku cukup senang bisa ikut menikmati acara sembari bekerja. Saat acara berlangsung, ia tidak begitu banyak bekerja, baru setelah acara selesai, ia mulai bergerak untuk membersihkan sampah.

"Banyak kali sampahnya, apalagi yang di dalam alun-alun," keluh Rini.

Darinya diketahui, petugas kebersihan dibagi ke beberapa areal, yakni di dalam alun-alun, hingga ke jalanan depan alun-alun.

Asik Berenang di Pantai Trikora Bintan, Seorang Pengunjung Terseret Ombak, Begini Nasibnya

Cukai Rokok Naik Ditanggapi Beragam, Ada yang Pasrah, Ada yang Pindah ke Rokok Lain

Rini sendiri kebagian membersihkan bagian jalanan depan gerbang utama alun-alun. Di bagian depan saja, ia telah mengumpulkan 4 karung hitam sampah seberat kurang lebih 7-8 kg per karungnya.

“Banyak kali, tadi ada berapa lori (truk) tuh, 6 apa 7 lah. Kalau sampah dari dalam alun-alun lebih banyak lagi," ujarnya.

Setelah bersih-bersih sampah, ia baru bisa pulang pukul 03.00 Wib. Lembur hingga dini hari, tidak lantas membuat Rini bisa istirahat santai esok harinya. Sebab, ia sudah harus berangkat kerja lagi pukul 06.00 Wib.

Meski lelah, ia mengaku ikhlas menjalani pekerjaannya. Rini sudah terbiasa bekerja dan bangun pagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved