Breaking News:

Pria Bunuh Kekasih dan Memakan Jantungnya, Dipercaya Sebagai Ritual Agar Cepat Kaya

Ingin Cepat Kaya, Pria ini Nekat Membunuh Lalu Memakan Jantung Kekasihnya

Editor: Eko Setiawan
tribunwow
ilustrasi pembunuhan 4 

TRIBUNBATAM.id - Memakan jantung sang kekasih supaya menjadi cepat kaya diyakini seorang pria.

Tak heran, ia membunuh kekasihnya dan mememakan jantungnya.

Seorang pria tega membunuh kekasihnya, lalu memakan jantung wanita itu, sebagai  ritual untuk cepat kaya.

Reynhard Sinaga, Mahasiswa Indonesia Terdakwa Perudapaksa 190 Pemuda Inggris Catat Rekor Dunia

Polisi Bodong Ditangkap Setelah Lakukan Pemerkosaan dan Pemerasan Terhadap Seorang Gadis Remaja

Kejanggalan Kematian Lina, Ada Biru-biru di Tubuhnya, Sule Ayah Rizky Febian Tunggu Hasil Visum

Pria itu beranama Owolabi Adeeko, berusia 23 tahun, membunuh kekasihnya Favor Daley-Oladele, ditemani oleh ibunya, Bola (46 tahun).

Owolabi mengatakan dia memukul kepala pacarnya dengan palu dan ibunya melahap jantung dan payudaranya.

Owolabi mengatakan dia yakin tumbal manusia akan membuat mereka berdua kaya.

Persib Bandung Punya Kesempatan Datangkan Makan Konate Setelah Dia Resmi Tinggalkan Arema FC

Kemenperin Optimistis Industri Manufaktur Tumbuh 5,3 Persen, Dorong Ketersediaan Bahan Baku

Namun pada akhirnya dia mengakui bahwa yang dikerjakannya sia-sia. Dia tak mendapatkan uang.

"Segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik. Bisnis ibuku belum membaik setelah apa yang kami lakukan (membunuh) terlepas dari semua usaha kami.

"Ritual uang tidak berhasil,” ucap Owolabi.

Menurut media setempat, Owolabi dan ibunya kini telah diamankan.

Seorang pendeta gereja yang dicurigai memasak bagian-bagian tubuh korban juga dilaporkan ditahan di desa Ikoyi-Ile, Nigeria.

Kepada Punch, Owolabi yang merupakan lulusan baru universitas itu mengaku dirinya menyesal dan sudah berlaku sangat buruk.

“Saya merasa sangat buruk telah melakukan hal seperti itu kepada pacar saya. Aku merasa tidak enak sejak aku melakukannya."

Sementara itu, ibunya, Bola, berusaha membantah mengetahui tentang pembunuhan wanita itu.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved