KARIMUN TERKINI

Kasus Poligami dan Perceraian di Karimun Meningkat Pada 2019, Ini Penjelasan Pengadilan Agama

Sebanyak lima perkara poligami dikabulkan oleh hakim dan satu perkara tidak dilanjutkan karena dicabut.

Kasus Poligami dan Perceraian di Karimun Meningkat Pada 2019, Ini Penjelasan Pengadilan Agama
TRIBUNBATAM.ID/ELHADIF PUTRA
Kantor Pengadilan Agama Karimun. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Pengadilan Agama Karimun menangani sebanyak enam perkara poligami atau pria memiliki istri sah lebih dari satu orang sepanjang 2019 lalu. 

Sebanyak lima perkara dikabulkan oleh hakim dan satu perkara tidak dilanjutkan karena dicabut.

Jumlah perkara poligami ini meningkat dibandingkan tahun lalu.




Dimana tahun 2018 Pengadilan Agama Karimun menangani satu perkara saja.

Peningkatan juga terjadi untuk angka perceraian di Kabupaten Karimun.

Berdasarkan data Pengadilan Agama Kabupaten Karimun, jumlah perceraian di tahun 2019 sebayak 445 kasus.

Hakim Jamaluddin Akan Gugat Cerai sebelum Dibunuh, Pengacara Perceraian Ungkap Harta Rp48 Miliar

Arti Mimpi Cerai dengan Pasangan Menurut Primbon Jawa, Pertanda Baik atau Buruk?

Sedangkan di tahun 2018 tercatat kasus perceraian sebanyak 374.

"Sebanyak 66 perkara dicabut kembali oleh pemohon dan permohonan ditolak Majelis Hakim," kata Staf pada Layanan Penyerahan Produk PA Karimun, Nor Rofil.

Pada tahun 2019, Pengadilan Agama Karimun juga menangani sebanyak 17 perkara isbat nikah.

Dari keseluruhan perkara yang masuk tersebut, Pengadilan Agama mengabulkan sebanyak 14 perkara.

Jumlah perkara isbat nikah ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved