Senin, 8 Juni 2026

Selidiki Kasus Laka Kerja, Penyidik Satreskrim Polres Karimun Periksa Dokumen Perusahaan

Pemeriksaan dokumen yang diminta Satreskrim Polres Karimun terkait perizinan perusahaan tambang granit setelah laka kerja yang menewaskan 1 pekerja.

Tayang:
tribunbatam.id/elhadifputra
Pemakaman Maryono, korban laka kerja sebuah perusahaan tambang granit di TPU Guntung Punak, Kelurarahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Sabtu (4/1/2020). 

Herie menyampaikan pihaknya masih dapat memberikan kesimpulan terkait kecelakaan kerja di perusahaan sektor tambang granit itu.

Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Dugaan kecelakaan kerja (laka kerja) yang dialami Maryono, pekerja PT Pasific Granitama, sebuah perusahaan tambang granit di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada Sabtu (4/1/2020) masih diselidiki pihak kepolisian.

Sehari setelah kejadian, polisi memeriksa empat orang pekerja yang berada di lokasi saat kecelakaan terjadi.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan, pihaknya juga telah membatasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan garis polisi.
"Sudah diberi garis polisi. Untuk manajemen dalam proses dimintai keterangan," kata Herie, Minggu (5/1/2020). Sebelum tergilas roda mesin konveyor, pekerja lain sempat melihat kondisi pria 41 tahun itu tidak stabil.

Hal ini terungkap dari hasil keterangan rekan-rekan Maryono kepada polisi.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan para saksi melihat korban Maryono berdiri di dekat konveyor dengan kondisi yang tidak stabil.


"Dari keterangan saksi Arya, korban berada di konveyor. Saksi Arya melihat korban tidak stabil berdirinya. Dia lalu mematikan mesin dan melihat korban sudah terjepit di konveyor," ungkap Herie.

Kondisi korban diakui Herie cukup parah. Kondisi badan korban terpisah.

Para pekerja mengevakuasi korban dengan cara memotong karet konveyor. Ia lalu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

"Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Kami masih lanjut penyelidikan," tambah Herie.

Dikenal Baik dan Sering Salat di Masjid

Kepergian Maryono meninggalkan kesan mendalam di lingkungan tempat ia tinggal. 

Pria 41 tahun yang tinggal di Guntung Punak, Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dikenal sebagai sosok yang baik.

Pria yang bekerja sebagai teknisi di PT Pasific Granitama itu meninggal dunia dalam kecelakaan kerja (laka kerja) Sabtu (4/1/2020).

Bukan hanya keluarga dan kerabat saja, namun rasa kehilangan juga dirasakan oleh tetangga serta warga di sekitar tempat tinggal Maryono.
Petugas Rumah Sakit Bukit Timah (RSBT), Karimun, membawa jenazah Maryono, korban kecelakaan kerja (laka kerja) sebuah perusahaan tambang granit ke ambulans.
Petugas Rumah Sakit Bukit Timah (RSBT), Karimun, membawa jenazah Maryono, korban kecelakaan kerja (laka kerja) sebuah perusahaan tambang granit ke ambulans. (tribunbatam.id/elhadifputra)

Seorang warga Guntung Punak, Aguslan mengatakan, Maryono dikenal sebagai pribdi yang aktif di lingkungan tempat tinggalnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved