VIDEO - Rudi Minta Kinerja Pejabat yang Dilantik Berubah seperti Power Rangers
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi melantik pegawai tingkat II, III, IV dan unit usaha di lingkungan BP Batam
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi melantik pegawai tingkat II, III, IV dan unit usaha di lingkungan BP Batam, Jumat (10/1/2020) di Hotel Harmonie One, Batam, Kepri.
Dalam sambutannya, Rudi meminta seluruh pejabat yang sudah dilantik untuk berubah seperti power rangers. Dalam artian, bekerja keras mengembalikan kejayaan Otorita Badan Pengusahaan (BP) Batam 30 tahun lalu ke masa kini.
"Ini bisa kita lakukan, tidaklah sulit. Kalau A1 secara umum, sekarang A2 diberikan tugas untuk mengembangkan segala potensi yang ada baik FTZ (Free Trade Zone) ataupun KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)," ujar Rudi.
Ia menegaskan, seluruh pejabat untuk tidak khawatir, apabila kawasan berubah menjadi KEK, hak mereka akan hilang. Wewenang BP Batam tak akan hilang apalagi persolan lahan.
Deputi 1, 2, 3 dan 4 memiliki tugas yang berat. Ia juga mengingatkan pejabat yang tergeser ke posisi lain jangan berpikiran negatif. Semua mutasi ini sudah dibicarakan matang dan Rudi mengaku akan bertanggungjawab penuh.
"Saya akan berikan kesempatan selama 3 bulan kepada Bapak/Ibu sekalian. Kalau 3 bulan tak ada perubahan maka saya akan mencabut kembali wewenang yang saya berikan," tegas Rudi.
• BP Batam Terkesan Kucing-Kucingan, Gelar Pelantikan Pejabat di Hotel Mewah, Wartawan Dilarang Liput?
• Kepala BP Batam Dapat Info di SOTK Baru Banyak Pegawai BP Batam Non Job
Selain itu, ia juga menargetkan serah terima jabatan pejabat baru dengan pejabat lama harus bisa diselesaikan paling lambat pada Rabu (15/1/2020) mendatang, dan minggu depan sudah mulai bekerja dengan baik.
"Kami diberikan tugas yang sangat-sangat berat sekali. Yang mungkin 3 hari lalu sampai ada demo kemana 100 hari Kepala BP Batam. 100 hari Kepala BP Batam ada di Batam Bapak Ibu sekalian," ujarnya.
Rudi mengakui, belum bisa bergerak apabila SOTK belum selesai. Hari ini sudah selesai dan sudah ditandatangani.
"Hari ini sudah selesai. Tidak ada jawaban lagi bahwa saya di Batam. Jawabannya adalah bagaimana kita menyelesaikan tugas negara kepada Bapak Ibu sekalian," katanya.
Ia melanjutkan tanggungjawab ini bisa dikatakan ringan dan bisa dikatakan berat. Tergantung pada hati dan suasana para pejabat. Ia juga mengutamakan kesejahteraan seluruh karyawan di lingkungan BP Batam.
Rudi berharap Februari mendatang seluruh pendapatan karyawan BP sudah ada perubahan.
"Kalau hati kita ingin berkerja saya kira tak ada yang berat. Tapi kalau sebaliknya akan menjadi masalah. Deputi 1 akan mengurusi apa yang menjadi hak karyawan BP Batam. Hampir 4 bulan saya menjabat saya mengambil kebijakan pegawai harus sejahtera duluan. Alhamdullilah keputusan Menteri Keuangan sudah turun dan tinggal Pak Pur dan Pak A1 lah yang menyelesaikan," paparnya.
Seiring pendapatan tambahan yang diterima, maka harus ada yang dituntut kepada setiap pegawai BP Batam. Yaitu mensejahteraan seluruh masyarakat Kota Batam secara umum. Melalui tugas, fungsi dan wewenang yang sudah diemban masing-masing.
"Ayo sudah waktunya kita berubah dan menuju kelebih baik. Yang berlalu biarlah berlalu. Hak Bapak Ibu insyaalah kita perhatikan. Tetapi tanggungjawab Bapak/Ibu saya mohon diperjuangkan untuk negera ini. Siapa yang nggak kenal BP Batam? Dulu kalau ketua otorita datang, sambutannya seperti menteri. Tapi kalau hari ini orang BP Batam datang, santai saja," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepala-bp-batam-hm-rudi-melantik-sejumlah-pegawai-bp-batam.jpg)