BATAM TERKINI

Sarang Tawon di Perumahan MKGR Batuaji Membesar, Warga Khawatir Tawon Mengamuk

Warga Perumahan MKGR, Kelurahan Kibing Kecamatan Batuaji, Kota Batam khawatir tawon yang bersarang di pohon akasia mendadak mengamuk dan melukai warga

Sarang Tawon di Perumahan MKGR Batuaji Membesar, Warga Khawatir Tawon Mengamuk
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Sarang tawon di Perumahan MKGR, Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Batam, di Blok 1 nomor 40 tepatnya di depan Gereja HKBP MKGR 

Sarang Tawon di Perumahan MKGR Batuaji Membesar, Warga Cemas Tawon Mengamuk

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga Perumahan MKGR, Kelurahan Kibing Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan sarang tawon yang ukurannya cukup besar di pohon Akasia di Blok 1 peris di samping rumah nomor 40.

Warga khawatir tawon tersebut menyereng warga saat merasa terganggu.

Sarang tawon yang ada di pohon akasia diketahui sudah ada sejak beberapa bulan belakangan.

Namun baru diketahui keberadaan sarang tawon tersebut pada bulan Desember 2019 lalu.

Amin, salah satu warga MKGR, mengatakan awalnya dirinya tidak mengetahui keberadaan sarang tawon tersebut.

"Ini kan kondisinya tinggi, jadi kita tidak perhatiakan. Sekarang sarangnya sudah besar, makanya baru terlihat," kata Ali.

Main Petak Umpet, Bocah di Tanjungpinang Tewas Disengat Tawon, Sekujur Tubuh Luka

Maya, warga lainnya juga mengaku sangat khawatir dengan keberadaan sarang tawon tersebut.

Pasalnya dirinya pernah dengar cerita bahwa gigitan tawon lebih mematikan, dibanding lebah.

"Dulu di Kampung ada anak kecil, murid sekolah dasar digigit tawon. Hanya terlambat di bawah ke rumah sakit langsung meninggal," kata Maya.

Dia juga mengatakan sangat khawatir dengan sarang tawon tersebut, karena berada di bawah jalan.

"Itu kan di bawah jalan. Takutnya anak - anak ada yang iseng. Terus dilempar, bisa mengamuk dan menyerang warga," kata Maya.

Dia juga berharap pemerintah Kota Batam, agar secepatnya bisa mengambil tindakan.

"Kita takut juga sarangnya sudah besar, sudah ada satu karung goni plastik yang besar. Kalau di masukkan ke dalam goni," kata Maya. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Penulis: Ian Pertanian
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved