Memoar Lengkap Hidup Yenny Wahid, Putri Gus Dur yang Kini Jadi Komisaris Garuda Indonesia

Perempuan bernama asli Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid dipercaya duduk di kursi jabatan Komisaris Independen Garuda Indonesia.

www.instagram.com/yennywahid
Perjalanan Hidup Yenny Wahid, Komisaris Garuda Baru yang Pernah Ditodong Senjata Laras Panjang 

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Yenny Wahid menikah dengan Dhohir Farisi pada 15 Oktober 2009 pukul 14.15 WIB.

Dhohir sendiri merupakan pasangan H Maruf Hasyim dan Hj Ma’rufah yang lahir di Probolinggo.

Dalam proses akad pernikahan, Dhohir menyiapkan 40 ekor sapi dan perhiasan untuk Yenny.

Berdasarkan keterangan kerabat Yenny, maskawin tersebut memiliki makna filosofis sendiri berupa memperbanyak keturunan pada kemudian hari.

Prosesi siraman 14 Oktober 2009 Yenny minta restu kepada orangtuanya dan mengucapkan terima kasih atas pengasuhannya selama 34 tahun terakhir.

“Bapak dan ibu selalu mengingatkan agar saya terus terbang tinggi, tetapi tetap membumi"

"Selalu mawas diri dan tetap berhati-hati, serta tak henti ingat kepada Tuhan,” kata Yenny.

Dhohir Farisi diketahui merupakan mantan kader Partai Gerindra dan pernah terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009-2014. 

Kini, pasangan Dhohir dan Yenny telah dikaruniai tiga orang anak yang semuanya perempuan.

3. Cerita ditodong senjata laras panjang

Founder Islamic Law Firm Yenny Wahid saat menjadi pembicara pada acara  peluncuran Islamic Law Firm di Jakarta, Jumat (25/10/2019). Islamic Law Firm (ILF) merupakan sebuah firma hukum yang didirikan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dan 5.0, dengan salah satu inovasinya yang bernama ADILah, yaitu konsultasi hukum gratis yang dapat diakses melalui mobile apps dan dilengkapi teknologi augmented reality (AR), kecerdasan buatan (AI), dan virtual reality (VR). Tribunnews/Jeprima
Founder Islamic Law Firm Yenny Wahid saat menjadi pembicara pada acara peluncuran Islamic Law Firm di Jakarta, Jumat (25/10/2019). Islamic Law Firm (ILF) merupakan sebuah firma hukum yang didirikan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0 dan 5.0, dengan salah satu inovasinya yang bernama ADILah, yaitu konsultasi hukum gratis yang dapat diakses melalui mobile apps dan dilengkapi teknologi augmented reality (AR), kecerdasan buatan (AI), dan virtual reality (VR). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Dalam gelaran Refleksi 20 Tahun Reformasi di Jakarta pada Senin, 21 Mei 2018 silam, Yenny pernah menceritakan satu pengalamannya.

Yenny mengatakan memiliki pengalaman merasakan langsung atmosfir mencekam saat kerusuhan pecah di Jakarta menjelang Reformasi 1998.

Pada periode 1997-1999, Yenny merupakan koresponden koran terbitan Australia, The Sydney Morning Herald dan The Age.

Tugasnya itu membuat dia harus melalukan reportase peristiwa kerusuhan jelang Reformasi.

Saat melakukan liputan, ia harus terkena gas air mata petugas keamanan untuk membubarkan kerumunan massa.

Bahkan, Yenny juga punya pengalaman tak enak lainnya, yakni ditodong senjata oleh petugas keamanan.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved