BATAM TERKINI
Tiga Anak Terlantar, 14 Jam Dikurung di Kamar Kos Kosan di Batam, Ini Kata KPPAD Kepri
Erry mengatakan, peristiwa itu terjadi selama 14 jam mulai dari Jumat (24/1/2020) hingga Sabtu (25/1/2020).
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tiga anak terlantar dan dikurung ibunya di sebuah kamar kos di kawasan Bengkong Harapan.
Komisioner Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak (KPPAD) Provinsi Kepri Erry Syahrial membenarkan hal itu.
Erry mengatakan, peristiwa itu terjadi selama 14 jam mulai dari Jumat (24/1/2020) hingga Sabtu (25/1/2020).
Kejadian ini berawal dari laporan perangkat warga Bengkong Harapan yang dia terima.
Dari laporan tersebut, Erry mendapat cerita, SF ibu dari tiga anak tersebut diduga stres saat ditagih tunggakan uang sewa kamar oleh pemilik kos.
Setelah itu, SF terlihat stres dan marah-marah lalu pergi meninggalkan ketiga anaknya dalam keadaan terkunci di dalam kamar kos.
• Beli Barang dari Batam Jadi Lebih Mahal, Ini Cara Menghitungnya sesuai PMK 199
• Tiga Target Kerja Yan Patmos Jabat Karutan Batam, Kaderisasi Pemimpin Jadi Bagian Penting
Kepada tribunbatam.id Erry menerangkan, kondisi ketiga anak tersebut telah diamankan oleh warga setempat.
"Anak-anak tersebut kini telah diamankan oleh pihak RT dan RW yang turun membantu, ketiga anak dirawat sementara untuk menunggu pihak keluarga menjemput dari kampung," ujar Erry.
Erry mengatakan, pihaknya menyerahkan keputusan dari keluarga atas ketiga anak tersebut.
"Untuk solusinya menunggu dari pihak keluarga apakah akan dibawa kembali ke kampungnya, untuk pengawasan anak kita serahkan ke perangkat di sana, agar jangan sampai ditelantarkan lagi," sambung Erry.
Dari pernyataan Erry, ibu dari ketiga anak tersebut telah pulang terlebih dahulu pada Sabtu (25/1/2020) ke kampungnya di Payakumbuh.
"Kondisinya lemah dan tak mau berinteraksi dengan warga, secara psikis nampaknya memang sedang terganggu," turur Erry.
Selanjutnya, Erry mengatakan bahwa langkah yang dilakukan oleh pihak KPPAD sekarang tinggal mengawasi kasus ini.
"Tadi setelah mereka lapor ke kita sudah diberikan pengarahan, kita sekarang tinggal mengawasi kasus ini. Karena teknisnya biar warga dan pihak keluarga yang menyelesaikan," tambah Erry.
Selain mengawasi, Erry juga menyampaikan akan memberikan penanganan apabila ketiga anak mengalami trauma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1108_ketua-kppad_kepri.jpg)