Panji Petualang Ungkap soal Virus Corona dan Caranya Menjaga Kesehatan Ularnya Agar Tak Terjangkiti

Menurut Panji Petualang, virus Corona ini memang berasal dari hewan liar yang biasa tertular jika hewan yang menjadi inang tersebut dikonsumsi.

Panji Petualang Ungkap soal Virus Corona dan Caranya Menjaga Kesehatan Ularnya Agar Tak Terjangkiti
Kolase (Istimewa via Flickr.com dan Instagram/panjipetualang_real)
Panji Petualang dengan mudahnya bisa mengamankan ular cobra. 

#Panji Petualang Ungkap soal Virus Corona dan Caranya Menjaga Kesehatan Ularnya Agar Tak Terjangkiti

TRIBUNBATAM.id, BANDUNG - Para ahli telah mengidentifikasi dua kemungkinan penyebab virus corona.

Menurut Ahli, kemungkinan besar virus corona berasal dari konumsi satwa liar di Wuhan atau bisa juga potensi kebocoran virus di pusat laborotorium.

Ketika pertamakali dipublikasikan, ilmuwan berteori kemungkuinan virus corona menyebar dari kelelawar ke ular dan akhirnya ke manuusia.

Apa kata Panji Petulang soal teori tersebut?

Panji Petualang yang merupakan sosok penyuka hewan melata dan terkadang dirinya pun suka bersosialisasi dengan hewan-hewan liar di alam memberikan tanggapannya terkait virus Corona ini.

 Menurut Panji Petualang, virus Corona ini memang berasal dari hewan liar yang biasa tertular jika hewan yang menjadi inang tersebut dikonsumsi.

Namun, dirinya tak terlalu khawatir sebab reptil yang dia miliki bukan makan di alam liar melainkan dikembangbiakan.

"Enggak (khawatir) sih, karena reptil saya mah enggak makan di alam dan saya juga enggak makan ular, karena kan mekanisme menularnya itu seperti rantai makanan, dari kelelawar terus dimakan ular dan ular itu dimakan oleh orang. Selanjutnya, dari orang ke orang menular kembali melalui bersin dan batuk," ujar Panji Petualang saat dihubungi Tribun Jabar.

Ketika disinggung kemungkinan ular-ular yang dipeliharanya telah melakukan pemeriksaan, Panji Petualang mengaku belum mengetahui apakah memang terjangkit atau tidak.

Namun Panji Petualang menjelaskan 80 persen peliharaannya itu bukanlah hewan liar melainkan anakan melalui penangkaran.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved