KARIMUN TERKINI
Stok di Agen Kosong, Warga Karimun Kesulitan Cari Masker
Sejumlah apotek dan toko obat di Kabupaten Karimun kehabisan stok masker akibat hebohnya wabah Virus Corona.
"Ada orang kantor ada juga orang biasa. Yang beli berkotak-kotak itu kayaknya untuk dibagi-bagikan," ujarnya.
Bahkan untuk saat ini, Riko tidak dapat membeli masker dari agen langganannya karena kehabisan stok.
"Stok di agen kosong. Saya tanya ke agen, lagi tidak ada barang," sebutnya.
Hal senada juga disampaikan seorang pegawai apotik di Tanjungbalai Karimun. Perempuan itu mengaku banyak warga yang membeli masker.
"Beberapa hari ini banyak yang beli (masker). Mungkin karena virus corona," ujar perempuan berhijab itu.
Permintaan Masker Melonjak di Kota Batam
Penjualan masker di Batam melonjak pasca wabah virus Corona dari China.
Penjualan masker di apotik dan juga minimarket di Fanindo, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, meningkat.
Peningkatan penjualan masker diakui oleh karyawan Indomaret di Fanindo, dimana tiga hari belakangan penjualan masker lumayan larus dibanding hari biasa.
"Lumayan juga sih, memang selama ini, pembelian masker selalu ada. Tapi tiga hari belakangan lebih banyak dari biasanya," kata Sinta, Karyawan sebuah mini market di Fanindo, Senin (27/1/2020).
Sinta mengatakan pembelian masker terjadi peningkatan tiga hari belakangan.
"Kalau mengenai virus itu, saya sudah tahu dari media sosial. Mungkin itu juga yang buat warga banyak beli masker," kata Sinta.
Sementara penjualan masker di Apotik Dunia Farma pasar Fanindo, tidak ada perbedaan. Masih sama seperti biasanya.
"Ya biasanya setiap hari ada yang beli masker. Kalau dibilang meningkat tidak juga, masih samalah," kata Winda, penjaga Apotik Dunia Farma Fanindo.
Dia mengatakan kemungkinan, ke depan baru mulai ramai pembeli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pembelian-masker-di-karimun-meningkat-1.jpg)