BATAM SIAGA VIRUS CORONA
Khawatir Virus Corona, Warga Batam Borong Masker
Munculnya virus corona mengakibatkan kepanikan bagi warga di Batam. Terbukti pembelian masker melonjak drastis.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Munculnya virus corona mengakibatkan kepanikan bagi warga di Batam.
Terbukti pembelian masker melonjak drastis.
Penjualan masker di beberapa minimarket di Sagulung laris manis, semenjak adanya virus corona. Bahkan penjualan meningkat beberapa hari belakangan, terlebih saat pemulangan WNI dari Wuhan Tiongkok ke Indonesia yang saat ini sedang menjalani observasi di kepulauan Natuna.
Di Indomaret Sagulung, Tiara, mengatakan pada Minggu (2/2/2020) masker di tempatnya bekerja habis terjual mulai dari malam hari sampai pagi hari.
"Kemarin itu, begiu buka toko, orang banyak yang beli."kata Tiara.
Dia mengatakan masker kembali datang siang hari.
"Datang siang itu sore langsung habis. Yang kita jualkan hanya masker biasa, satu bungkusnya itu isinya lima,"kata Tiara.
Dia mengatakan satu bungkus harganya Rp 7000 ribu."Harganya gak naik, tetap segitu, kan sudah ada lebel harganya,"katanya.
Dia juga mengatakan ada juga yang beli dua sampai tiga bungkus."Ada juga yang beli satu bungkus,"katanya.
Sementara pantauan di lapangan banyak pengendara di Batuaji dan Sagulung, sudah mengenakan masker saat berkendara.
Harga naik
Pembelian masker memang mengalami peningkatan.
Seorang warga Tanjung Piayu, Markus Sitanggang mengaku, ia sudah berkeliling ke sejumlah apotek yang berlokasi di Batam Centre.
"Sekalinya ada, harganya naik berkali lipat. Harga normal Rp 20 ribu, sekalinya ada harganya jadi Rp 90 ribu," ucapnya, Minggu (2/2/2020).
Warga Batam lainnya, Reni mengatakan, pembelian masker biasanya banyak di mini market ataupun apotek. Sayangnya saat ini semakin sulit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pembelian-masker-di-batuaji-dan-sagulung-meningkat.jpg)