Rayuan Maut Wedding Organizer Perdaya Puluhan Calon Pengantin, Korban Setor Rp 100 Juta
Puluhan calon pengantin terancam batal nikah lantaran menjadi korban penipuan wedding organizer (WO).
Dari 28 orang yang melapor, mereka mengaku sudah melakukan pembayaran melalui transfer sekitar Rp 50 juta sampai Rp 100 juta.
Dari 28 orang yang melapor, rata-rata korban sudah mentransfer uang sebesar Rp 50 juta hingga RP 100 juta.
“Sudah kami data adalah 28 rata-rata sudah melakukan transfer Rp 50 sampai Rp 100 juta."
"Ini kami terus melakukan pendalaman sehingga nanti kami akan sampaikan hasil penyelidikannya,” tuturnya.
3. Tawaran paket komplit
WO Pandamanda memberikan tawaran paket yang cukup menggiurkan.
Berbekal promosi di media sosial, WO Pandamanda menawarkan paket komplit yang terdiri dari cincin, gaun pengantin, dekorasi, rias, dan lain sebagainya.
Seperti pengakuan salah satu korban WO Pandamanda, Lusi (nama samaran), yang ditawari cincin untuk mempelai laki-laki dan perempuan masing-masing 10 gram dan 5 gram.
"Ditawarinya cincin 10 gram. Lima gram buat mempelai laki-laki, lima gram buat mempelai perempuan," ujar Lusi yang minta nama, tanggal, dan lokasi pernikahan putrinya dirahasiakan, Selasa (4/2/2020) sore.
"Terus komplet semua. Rias, dekor, gaun pengantin. Kalau enggak salah Rp 50 juta," imbuh dia.
4. WO sempat berbohong
Sementara Prasetyo (27) mengaku tidak punya firasat akan ditipu oleh WO yang dipilih.
Namun, ia sempat menaruh curiga lantaran AS memberikan pernyataan yang tidak logis.
Saat itu Prasetyo sudah membayar Rp 30 juta untuk DP pernikahannya yang berlangsung pada 29 Februari 2020 mendatang.
"Saya tahu itu tadi malem, begitu kemarin siang si AS (pemilik Pandamanda) menelpon saya pukul 15.00 WIB minta pelunasan. Saya tolak," kata dia, Selasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/05022020_wedding-organizer.jpg)