Jumat, 10 April 2026

Sebut Wabah Virus Corona Serius, Singapura Minta Warganya Tetap Beraktifitas Normal

Pemerintah Singapura menyatakan status "Serius" terhadap wabah virus Corona. Walau begitu, tetap meminta kepara warga Singapura beraktivitas normal.

AFP
Ilustrasi masyarakat di Singapura. 

TRIBUNBATAM.id - Singapura merupakan salah satu negara di dunia yang mendapatkan dampak besar virus Corona.

Penyebarang virus Corona yang mengkhawatirkan, membuat jumlah korban terinfeksi di Singapura terus bertambah.

Menanggapi hal itu, Pemerintah Singapura menyatakan status "Serius" terhadap wabah virus Corona.

Meski begitu, pemerintah menekankan agar kehidupan sehari-hari tetap dapat berjalan normal seperti biasa.

Sesuai dengan standar operasional status tanggap terhadap wabah penyakit atau disingkat Dorscon, status Singapura saat ini berwarna kuning.

Kuning berarti ada penyebaran kecil wabah penyakit atau penularan secara serius namun tidak sampai meluas ke masyarakat.

Dampak virus Corona, Turis Singapura dan Malaysia ke Tanjungpinang Turun Drastis

Menteri Kesehatan Gan Kim Yong, dikutip The Straits Times Rabu (5/2/2020) menyampaikan, status warna ini dapat berubah menjadi oranye jika ada penyebaran meluas yang sumbernya tak dapat dipastikan.

Warna Dorscon mulai dari status yang paling ringan, terdiri dari hijau, kuning, oranye, dan merah.

Hijau diartikan tidak ada masalah wabah yang serius

Singapura pernah mengaktifkan warna oranye ketika wabah SARS (Sindrom Pernapasan Akut Parah) mengguncang negara kota itu pada 2003 silam.

Status oranye mengindikasikan penyebaran wabah sangat serius yang berdampak luas terhadap kesehatan publik.

Warna merah akan diaktifkan jika kondisi penyebaran wabah sudah meluas dan tidak terkontrol yang memerlukan tanggap darurat.

Alasan status kuning untuk virus Corona

Alasan mengapa status Singapura saat ini masih berwarna kuning, adalah karena sejauh ini penyebaran virus Corona hanya berasal dari satu sumber yang ditangani dengan baik oleh otoritas.

Belum ada indikasi bahwa patogen dengan kode 2019-nCov ini telah menyebar secara komunal dan meluas di Negeri "Singa".

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved