Sebut Wabah Virus Corona Serius, Singapura Minta Warganya Tetap Beraktifitas Normal
Pemerintah Singapura menyatakan status "Serius" terhadap wabah virus Corona. Walau begitu, tetap meminta kepara warga Singapura beraktivitas normal.
Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) menyampaikan, risiko terinfeksi virus Corona di tempat umum atau transportasi umum seperti MRT dan bus pada dasarnya rendah.
Yang pasti warna kuning bukan berarti pemerintah Singapura bersantai-santai.
Sejumlah kebijakan seperti karantina dan pengukuran suhu tubuh adalah tindakan yang umumnya diambil saat status oranye.
Selain itu, status kuning mempersiapkan institusi kesehatan untuk selalu berjaga-jaga terhadap segala perkembangan yang ada
Jumlah korban yang terinfeksi virus Corona di Singapura berdasarkan data terakhir, Kamis pagi (6/2/2020) telah mencapai 28 orang, termasuk bayi usia enam bulan yang menjadi pasien termuda.
Angka ini nomor tiga tertinggi di dunia setelah China dan Jepang.
Para pasien yang terinfeksi, termasuk seorang Warga Negara Indonesia ( WNI), sedang menjalani perawatan di ruang isolasi Singapore General Hospital (SGH) dan National Centre for Infectious Diseases (NCID)
Kondisi mereka stabil di mana satu penderita telah dinyatakan sembuh dan telah meninggalkan rumah sakit.
62 kasus yang dicurigai masih menunggu hasil laboratorium untuk mengkonfirmasi apakah mereka terinfeksi atau tidak.
• Pelabuhan Batam Centre Sepi Penumpang, Ferry Singapura Tujuan Batam Diisi 18 Penumpang
• Pemerintah Singapura Tanggung Seluruh Biaya Perawatan WNI Positif virus Corona
• DIRAWAT di Singapura, Satu Pasien Positif Corona Asal China Dinyatakan Sembuh
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Singapura: Wabah virus Corona Serius, tapi...".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-masyarakat-di-singapura.jpg)