Kisah Prabowo Subianto saat di Akmil 1970, 'Kalau di Lapangan Satu Orang Merayap, ya Itulah Saya'
Kisah Prabowo Subianto saat di Akmil 1970, 'Kalau di Lapangan Satu Orang Merayap, ya Itulah Saya'
Kendati demikian, Prabowo Subianto tetap bangga, karena berkat gemblengan tersebut, ia bisa menjadi capres Indonesia.
Ia pun berterima kasih atas didikan tersebut, dan bahkan mengaku tetap hormat kepada para seniornya.
“Ini tradisi tentara rakyat, sekali senior tetap senior. Saya hormat,” ujar mantan Danjen Kopassus itu.
“Jadi kalau ada yang tanya Prabowo itu orangnya keras, jangan salahkan saya, salahkan orang-orang di situ,” tuturnya. (*)
Berita Terkait