BERITA BATAM

JURU Parkir Liar Marak, Dishub Batam dan Tim Gabungan Gencarkan Razia di Sejumlah Tempat

Menjawab keluhan warga soal maraknya juru parkir liar di sejumlah wilayah Batam, Dishub dan Tim Gabungan menggencarkan razia di sejumlah ruas jalan.

Tribunnews.com
Ilustrasi juru parkir 

Pasalnya, saat tak diberikan uang parkir ia nyaris adu jotos dengan oknum juru parkir.

Kejadian itu ia alami saat parkir di depan Kopi Awak Nagoya atau depan Bank Sumut.

"Bukan saya tak mau kasih. Tapi hak kita juga sebagai warga. Kan berlakunya retribusi parkir itu jam delapan pagi sampai jam sepuluh malam. Saat itu jarum jam sudah menunjukkan pukul dua pagi. Artinya tak ada hak jukir memungut itu. Tak dikasih ngotot dan melotot. Kita dipaksa," ujar Yuda, Jumat (7/2/2020).

Menurut Yudha, perlakuan itu bukan satu atau dua kali dia alami berseteru dengan jukir.

 VIRAL Kisah Juru Parkir Beli CBR Rp 41 Juta Pakai Uang Koin Pecahan Rp 100, Begini Fakta Dibaliknya

Yudha mengatakan, ia bukan bermaksud menghindari retribusi.

Hanya saja, ia keberatan jika tidak sesuai jam pemungutan sesuai Perda Kota Batam.

"Siang hari saya kasih kok. Cuma kalau sudah jam sebelas sampai dini hari itu kan hak kita tak kasih. Dan ada aturannya. Tapi ini terkesan premanisme," ujarnya.

Yudha mempertanyakan peran Dinas Perhubungan Kota Batam terkait penertiban jukir liar itu.

"Banyak orang luar sekitar Nagoya dan Jodoh yang menikmati malam. Saat keluar meski di luar jam, tetap mereka dipatok. Kami minta penegak hukum tangkapin orang itu," katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Batam Udin P Sihaloho, meminta pemerintah untuk segera menata parkir.

Halaman
1234
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved