BATAM TERKINI

Pengelola Apartemen dan Hotel di Batam Diminta Ikut Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Kabag Tata Usaha BPS Provinsi Kepri, Bustami mengatakan pelaksanaan sensus penduduk yang dilakukan dua tahap yakni bulan Februari dan Maret

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
BPS Kepri Gelar FGD Pengelolaan Apartemen dan Hotel Se-Kota Batam. 
 
 
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri menggelar Focus Group Discussion dengan mengundang pengelola apartemen dan hotel di Kota Batam, dalam rangka ikut menyukseskan Sensus Penduduk 2020. 
Kegiatan ini berlangsung di Planet Holiday Hotel dan Residance, Senin (10/2/2020). Pengelola tersebut nantinya akan mensosialisakan kembali kepada Warga Negara Asing (WNA) selaku penghuni yang sudah satu tahun tinggal di hotel dan apartemen di Kota Batam
Sensus penduduk merupakan program nasional. Seluruh elemen masyarakat wajib menyukseskan sensus penduduk 2020. Sensus penduduk ini dilakukan setiap sepuluh tahun sekali. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indonesia melalui sensus penduduk 2020.
Kabag Tata Usaha BPS Provinsi Kepri, Bustami mengatakan pelaksanaan sensus penduduk yang dilakukan dua tahap yakni bulan Februari dan Maret. Sensus mandiri ini berbasis online melalui sensus.bps.go.id.








Namun bagi warga yang belum sempat melakukan sensus penduduk melalui online, petugas akan datang dan melakukan wawancara. Sensus penduduk wawancara dilakukan pada bulan Juli 2020.
"Bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam kami mengundang pengelola apartemen dan hotel di Kota Batam dalam rangka sosialisasi sensus penduduk 2020," katanya.
Sensus penduduk tahun 2020 ini berbeda dengan sensus penduduk yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Tahun 2020 ini menggunakan sistem kombinasi. BPS menggunakan data dasar dari Direktorat Jenderal Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.
 

"Jika tidak melakukan sensus akan menjadi problem karena data kependudukannya tidak terupdate," ucapnya.
Warga Indonesia yang tinggal baik di Singapura, Malaysia dan negara lainnya akan tetap didata. Ada 54 negara yang melangsungkan sensus yang sama. Warga negara Indonesia akan didata oleh petugasnya dimasukkan dalam penduduk data negara tersebut namun tetap kebanggasaan Indonesia. 
"Yang long stay di apartemen kita juga akan mendata warga negara yang ada di hotel di apartemen. Data ini akan menjadi admintrasi kependudukan di negaranya dan kita. Partispasi semua pihak pengelola hotel jangan sampai tidak melakukan sensus penduduk 2020," terangnya. 
Sensus penduduk berbasis online dimulai dari 15 Februari sampai 31 Maret 2020. Bagi warga yang tidak melakukan sensus mandiri, petugas akan datang melakukan sensus di tempat tinggalnya pada bulan Juli.
"Belum muncul sensus mandiri petugas akan datang. Data online sudah akan berubah jika sudah melakukan sensus penduduk," ungkapnya.
Sebelum sensus dimulai, kepada pengelola hotel dan apartemen, ia meminta sosialisasi dilakukan dalam 5 hari. Diharapkan penghuni apartemen dapat melakukan sensus penduduk sehingga sensus penduduk berjalan dengan sukses.
Kadisbudpar Kota Batam, Ardiwinata meminta kepada pelaku hotel dan apartemen harus mendukung sensus penduduk ini karena pendataan ini merupakan tugas negara. 
"Sensus dilakukan secara online bagi yang tidak sempat bisa melakukan wawancara. Pengelola pastikan data tersebut berguna di negara mereka sehingga ada keterkaitan. pastikan data ini rahasia," pintanya.
Ardi akan ikut bertanggung jawab dalam menyukseskan sensus penduduk ini.
"Sebagai orang yang bertanggung jawab saya perintahkan PHRI meminta pelaku hotel dan apartemen harus mendukung sensus penduduk ini karena pendataan ini merupakan tugas negara. Baik secara online maupun wawancara. Pengelola pastikan dana tersebut berguna di negara mereka sehingga ada keterkaitan. Pastikan data ini rahasia.  Saya akan ikut dampingi bantu sensus hotel," pintanya.
Asisten 2 Bidang Ekonomi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Pebrialin berharap kepada pengelola hotel dan apartemen dapat menginformasikan kepada karyawannya untuk melakukan sensus penduduk sehingga sensus berjalan sukses.
"Informasikan kepada karyawan. Selain masyarakat Kota Batam, BPS juga mendata WNA (Warga Negara Asing) yang ada di Kota Batam yang sudah tinggal lebih dari satu tahun," ucapnya. 
(*/tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved