VIRUS CORONA

DAMPAK Virus Corona, Pintu Masuk Untuk TKA Asal China Ditutup, 30 Orang 'Terjebak' di Karimun

Pemerintah Kabupaten Karimun menutup pintu untuk kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China untuk mencegah merebaknya virus corona.

TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Ilustrasi dampak virus corona 

Keamanan, kesehatan dan nyawa warga negara Singapura, jadi prioritas, ketimbang imbal ekonomi kedua negara.

Saat pengumuman ini, kementerian Kesehatan Singapura juga memastikan bahwa belum ada warga mereka yang terpapar virus mematikan ini.

Hingga Jumat (31/1/2020), otoritas Singapura mengklaim 13 kasus coronavirus. Kasus ini adalah warga negara China dari kota Wuhan dan Provinsi Hubei.

WNI Positif Virus Corona, Pemerintah Singapura Tanggung Seluruh Biaya

Pemerintah Singapura akan menanggung seluruh biaya perawatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan positif virus corona.

Hal ini seperti penuturan Duta Besar Indonesia untuk Singapura, Ngurah Swajaya.

"Tanggungan langsung pemerintah sini. Itu sampai dinyatakan sembuh dan tidak ditemukan virus lagi," katanya kepada Tribun Batam, Kamis (6/2/2020).

Ngurah Swajaya menyebut, WNI ini sendiri akan terus berada di ruang isolasi hingga yang bersangkutan sembuh.

"Kalau karantina baru 14 hari. Kalau isolasi sampai sembuh memang," sambungnya sambil menyebut pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) masih merahasiakan identitas WNI ini.

Nomor Penting yang Dapat Dihubungi

Selain itu, pihak KBRI juga merilis beberapa nomor penting yang dapat dihubungi jika WNI lainnya ingin mengetahui keadaan keluarga atau informasi lanjutan terhadap penanganan Virus Corona di Singapura.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi MOH general enquiry hotline di nomor 63259220.

Adapun untuk kontak darurat dari Pemerintah Singapura yaitu Singapore Civil Defense Force Emergency Ambulance di 995 dan fasilitas kesehatan untuk penanganan Virus Corona yang dapat menjadi rujukan antara lain National Center for Infectious Disease (NCID) Singapura dinomor 62566011 dan Singapore General Hospital 63214311.

Sedangkan kontak layanan KBRI yang dapat dihubungi adalah 67377422 dan hotline 92953964.(TribunBatam.id/Elhadifputra/Alfandisimamora/Ichwannurfadillah)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved