3 Pembully Siswi SMP Purworejo Tidak Jadi Ditahan, Kepsek Berharap Ada Perdamaian: Namanya Iseng

3 Pembully SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo tersebut berinisial TP (16), DF (15), dan UHA (15).

YouTube/Tribun Jateng - Instagram/viralterkini99
3 Pembully Siswi SMP Purworejo Tidak Jadi Ditahan, Kepsek Berharap Ada Perdamaian: Namanya Iseng 

3 Pembully Siswi SMP Purworejo Tidak Jadi Ditahan, Kepsek Berharap Ada Perdamaian: Namanya Iseng

TRIBUNBATAM.id- Kasus pembullyan di Purworejo menjadi bahan perbincangan publik.

Kini 3 siswa tersangka kasus bullying di SMP Muhammadiyah Butuh itu tak jadi ditahan kepolisian.

3 Pembully SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo tersebut berinisial TP (16), DF (15), dan UHA (15).

Video penganiayan tersebut beredar dan viral di media sosial.

Di video tersebut, TP, DF, dan UHA bergantian menampar, memukul, hingga menendang CA.

Baru 2 Bulan Jadi Perempuan, Begini Kisah Pilu Lucinta Luna yang Dibully Hingga Depresi

Diduga Jadi Korban Bullying di SMAN 1 BATAM, Pihak Keluarga Tempuh Jalur Hukum

CA hanya bisa duduk di kursi membenamkan kepalanya dalam-dalam ke meja.

Dia terdengar menangis tersedu-sedu.

Teman-temannya yang melakukan bullying malah tertawa sambil terus berulah.

Dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, ketiga pelaku tak ditahan lantaran ancaman hukuman mereka di bawah 5 tahun penjara.

"Tidak dilakukan penahanan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar F Sutisna, dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, Kamis (13/2/2020).

Dalam kasus tersebut, polisi menjerat pelaku dengan Undang-undang No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Ramalan Zodiak Asmara Jumat 14 Februari 2020, Virgo Harus Lebih Ramah, Scorpio Terjebak Gairah

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 14 Februari 2020, Aries Menarik Perhatian, Aqaurius Usahamu Berhasil

Namun, meskipun tidak dilakukan penahanan, polisi memastikan akan tetap melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Ditemui TribunJateng, Kepala SMP Muhammadiyah Butuh, Purworejo, Ahmad mengatakan, peristiwa bullying tersebut terjadi di luar sepengetahuan pihak sekolah.

Ahmad mengatakan, peristiwa berlangsung saat jeda pergantian jam sekolah, sekitar pukul 08.30 Wib.

Kelas 8, tempat korban dan pelaku belajar saat itu sempat kosong menunggu kedatangan guru di jam pembelajaran berikutnya.

Saat itu, posisi para guru sedang berada di kantor.

Ada pula yang masih berada di ruang kelas lain.

Hasil Kejuaraan Beregu Asia 2020 - Ruselli Hartawan Kalah, Indonesia Kalah 0-3, Gagal ke Semifinal

Viral Gadis Asal Indonesia Jual Keperawanan Laku Rp 19 M, Kisah Mirip di Banten Cuma Tarifnya Beda

Durasi kejadian itupun, menurut dia, singkat, karena berada di sela pergantian jam.

Ahmad enggan merinci bagaimana kronologi kejadian terjadi.

Menurutnya, tindakan TP, DF, dan UHA kepada CA merupakan bentuk keisengan ketiga remaja itu.

Ia menceritakan, TP, DF, dan UHA suka bertindak semaunya sendiri dan tak bisa dinasehati.

"Namanya anak iseng."

"Diajar juga susah, suka semaunya sendiri," katanya.

Pengajian Jelang Pernikahan Danny Bimo Cucu Soeharto, Mantan Suami Lulu Tobing Siap Nikahi Pramugari

BREAKING NEWS - Polsek Gunung Kijang Ekspose Kasus Curanmor

Ia juga ikut menyesalkan perilaku siswanya ini.

Tetapi jika harus dihadapkan pada proses hukum pidana, ia kurang sepakat.

Ahmad sebenarnya mengharapkan kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Terlebih, ketiga pelaku masih berusia di bawah umur.

Tetapi pihaknya pun tidak bisa berbuat apa-apa jika kasus bullying akhirnya tetap diproses secara hukum.

Ia hanya bisa berharap, jika proses hukum kasus itu berlanjut, pendidikan anak-anak yang kini berstatus tersangka tidak boleh berhenti.

Matahari Department Store Giving 30% Discount of Valentine Collection at Nagoya Hill

Viral Video Pria Telanjangi Wanita di Madura, Perekam Malah Tertawa, Polisi Turun Tangan

Bagaimana pun, kata dia, pemerintah harus tetap memerhatikan pendidikan mereka meski terjerat kasus pidana.

"Anak butuh pendidikan," katanya.

SIMAK VIDEONYA:

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ketika 3 Pembully Siswi SMP di Purworejo Tak Ditahan, Kepala Sekolah Harap Damai: Namanya Anak Iseng.


Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved