VIRUS CORONA

Dampak Virus Corona, Perusahaan di Batam Terancam Kehabisan Bahan Baku, Pekerja Rawan Dirumahkan

Akibat virus Corona, perusahaan di Batam terancam kehabisan bahan baku. Bila tidak segera selesai maka karyawan bisa dirumahkan

Dampak Virus Corona, Perusahaan di Batam Terancam Kehabisan Bahan Baku, Pekerja Rawan Dirumahkan
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN HAMAPU
Ketua Apindo Kepri Cahya menjabarkan virus Corona bisa mengancam ekonomi Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kalangan pengusaha di Batam was-was bila wabah virus Corona tak kunjung usai.

Merebaknya virus Corona berimbas pada perekonomian di Batam.

Ketua Apindo Kepri  Cahya kondisi ekonomi di Batam bisa kacau bila virus Corona tak kunjung usai.

Pemerintah China mengumumkan korban meninggal akibat virus corona " Covid-19" mencapai 1.483 orang setelah adanya 116 kasus kematian baru.

Berdasarkan update data live yang ditayangkan South China Morning Post jumlah korban tewas hingga Jumat pagi pukul 09.30 WIB, naik menjadi 1.486 orang.

Selain itu, juga terdapat 4.823 kasus penularan baru, yang membuat angka korban infeksi mencapai 63,851 di Negeri "Panda".

Sementara secara keseluruhan di dunia total jumlah orang yang terinfeksi mencapai 64.434 orang.

Pada Kamis (13/2/2020), China sempat mencatat kasus harian tertinggi, di mana 242 korban meninggal dengan angka infeksi virus corona berada di level 14.800.

Cahya menambahkan, perekonomian dunia terimbas.

" Indonesia termasuk salah satu negara yang cukup terdampak. Khusus Kepri, banyak perusahaan di Batam yang row materialnya masih didatangkan dari Tiongkok. Sehingga dengan wabah ini, banyak perusahaan sudah mulai terdampak," ujar Cahya kepada TRIBUNBATAM.id, Jumat (14/2/2020).

Halaman
1234
Penulis: Agus Tri Harsanto
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved