PETISI TERTIBKAN BIMBAR

Pasca Kecelakaan di Bukit Daeng, Dishub Ungkap Ada 351 Unit Angkutan Umum di Batam Tak Laik Operasi

Tercatat, sepanjang tahun 2019 hingga kini terdapat 351 unit kendaraan untuk moda transportasi umum di Kota Batam tak laik beroperasi.

Pasca Kecelakaan di Bukit Daeng, Dishub Ungkap Ada 351 Unit Angkutan Umum di Batam Tak Laik Operasi
TRIBUNBATAM/ALFANDI
Warga naik angkot Bimbar, Kamis (8/3/2018) 

Pasca Kecelakaan di Bukit Daeng, Dishub Ungkap Ada 351 Unit Angkutan Umum di Batam Tak Laik Operasi

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Moda transportasi umum di Kota Batam kini mendapat sorotan banyak pihak.

Penyebabnya tak lain adalah kecelakaan maut di Bukit Daeng Batam tepatnya di Jalan R. Suprapto (Bukit Daeng), Batu Aji, Kota Batam kemarin, Senin (17/2/2020).

Dalam peristiwa nahas itu, diketahui satu unit minibus Bimbar menabrak empat pengendara sepeda motor di depannya dan menyebabkan satu orang di antaranya meninggal dunia, satu lagi kritis.

Apalagi, izin KIR milik bus yang berada di bawah naungan PT Bintang Anugerah Pelangi itu telah mati sejak dua tahun lalu.

3.000 Orang Tandatangani Petisi STOP Naik Bimbar Batam, Simak Sejumlah Alasan Masyarakat

Menyikapi ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam pun mengungkap fakta mencengangkan.

Tercatat, sepanjang tahun 2019 hingga kini terdapat 351 unit kendaraan untuk moda transportasi umum di Kota Batam tak laik beroperasi.

"Jadi Bimbar itu berada di trayek utama bersama angkutan sejenisnya. Maksimal usia operasional kendaraan untuk jalur utama sendiri adalah 18 tahun," ungkap Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Batam, Haryanto kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (18/2/2020).

Sedangkan jumlah keseluruhan kendaraan di trayek utama sebanyak 617 unit.

Untuk kendaraan laik operasi terhitung berjumlah 266 unit.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved