Rabu, 8 April 2026

PILKADA BATAM

DPC PKS Menanti Rekomendasi Nama dari DPP untuk Pilwako Batam

Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanti keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS terkait nama yang diusung dalam Pilwako Batam.

Istimewa
Logo Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pengurus PKS di Batam menanti rekomendasi nama termasuk arah koalisi dalam Pilwako Batam. 

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Pengurus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanti keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS terkait nama yang diusung dalam Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam.

Ketua PKS Kota Batam, Syarifuddin Fauzi mengatakan, pihaknya belum mendapatkan rekomendasi atau putusan DPP PKS terkait siapa calon yang akan di dukung dan partai yang akan di ajak koalisi untuk Pilwako Batam nantinya.

Fauzi menyebutkan bahwa pihaknya saat ini menjelaskan tugasnya yaitu berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk Pilkada Batam.

"Tugas kami di daerah berkomunikasi dengan calon dan parpol. Hal itu sudah kami lakukan," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Minggu (1/3/2020).

Pihaknya akan patuh dengan keputusan, jika DPP sudah mengeluarkan keputusan terkait dukungan untuk nama yang direkomendasikan untuk maju pada Pilwako Batam, termasuk arah koalisi.

"Jika Surat Keputusan (SK) sudah diterbitkan DPP, maka tidak ada alasan bagi kami untuk menunda pengumuman siapa calonnya partai apa saja koalisinya," ujarnya.

Seperti diketahui, partai politik diwajibkan menyerahkan syarat dukung pasangan calon yang yang akan diusung dalam Pilkada serentak pada 26 Maret 2020.

Hal itu sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan, program dan penyelenggaran pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020.

Untuk Pilwako Batam, belum ada partai politik di Kota Batam yang mengumumkan bakal calon serta koalisi partai politik.

Intens Komunikasi dengan Nasdem

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) kian intens berkomunikasi dengan Partai Nasdem jelang Pemilihan Wali kota (Pilwako) Batam.

Ketua DPC Hanura Kota Batam, Iwan Krisnawan menyabut, komunikasi yang dibangun tidak menutup kemungkinan berujung pada koalisi di Pilkada Batam.

Komunikasi antar dua partai ini begitu sering terlihat, khususnya pada awal 2020.

"Pertemuan Hanura dengan Nasdem bentuknya komunikasi politik. Tidak tertutup kemungkinan bisa saja (koalisi). Karena perolehan kursi Hanura dan Nasdem cukup dan memenuhi syarat 20 persen," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Iwan mengatakan, jika nantinya Hanura dan Nasdem berkoalisi, pihakanya akan mengusung petahana pada Pilkada Batam.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved