Breaking News:

KOMISARIS PT PMB DITAHAN

Tim KLHK Bakal Kembali ke Batam, Ungkap Keterlibatan Pihak Lain Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung

Ungkap keterlibatan pihak lain dugaan alih fungsi hutan lindung jadi kaveling, Tim KLHK bakal kembali ke Kota Batam.

TRIBUNBATAM.ID/ICHWAN NUR FADILLAH
Kondisi kaveling bodong di area hutan lindung di Batam yang dijual PT PMB. Tim KLHK dijadwalkan kembali turun untuk mengungkap kasus dugaan alih fungsi hutan lindung ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bakal kembali ke Kota Batam.

Ini dilakukan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain terkait alih fungsi hutan lindung menjadi kaveling oleh PT Prima Makmur Batam (PMB).

"Kalau jadi, Minggu depan saya ke sana," ungkap Direktur Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Pidana KLHK, Yazid Nurhuda, Minggu (1/3/2020) saat dihubungi TribunBatam.id, Minggu (1/3/2020).

Pihaknya tidak ingin gegabah dalam melakukan penyidikan dugaan alih fungsi hutan lindung yang merusak hutan ini.

Pihaknya masih mendalami informasi adanya dugaan keterlibatan oknum pejabat di Kota Batam terkait alih fungsi hutan lindung menjadi kaveling siap bangun ini.

"Sementara fokusnya ke kasus perusakan baik perseorangan maupun korporasi. Kami lihat tempus delicti-nya (waktu terjadinya suatu tindak pidana)," sambung Yazid.

Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) sebelumnya telah menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus ini.

Surat resmi ini ditujukan agar KPK ikut mengusut dugaan keterlibatan oknum lain sebagai pemberi izin pembukaan kawasan hutan lindung menjadi kaveling.

"Tunggu saja respon KPK. Ada tidaknya perlu dibuktikan melalui penyidikan," ungkap Ketua Advokasi BPKN Rizal E. Halim saat ditanyakan dugaan keterlibatan oknum pejabat.

Namun ia mengatakan, jika tindak pidana alih fungsi hutan lindung dilakukan di suatu daerah, tidak menutup kemungkinan keterlibatan pihak-pihak terkait memiliki potensi besar.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved