Minggu, 31 Mei 2026

Warga China Tewas di Mes Perusahaan di Bintan, Diduga Alami Sakit Jantung

Penghuni mes sebuah perusahaan di Galang Batang, Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dikejutkan dengan tewasnya seorang pekerja asal China

Tayang: | Diperbarui:
tribunbatam.id/alfandisimamora
Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang Parlagutan Silalahi. 

"Informasi dari pihak medis bahwa TKA tersebut terkena sakit jantung," ujarnya, Senin (2/3/2020).

Ia menyampaikan, TKA tersebut sudah bekerja sejak November 2019 lalu sesuai Ijin Tinggal Terbatas (ITAS).

"Tenaga Kerja Asing (TKA) itu bekerja di PT CG International Contruction," ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari rumah sakit, jenazah akan dikremasi di Indonesia.

Jumlah Tenaga Kerja Aasing (TKA) dibawah pengawasan wilayah kerja Imigrasi Kelas l Tanjungpinang berjumlah 281 orang.

"Untuk di Kabupaten Bintan ada 277 orang dan Tanjungpinang ada 4 orang. Informasi dari Rumah Sakit, tidak dibawa ke China," ucapnya.

Warga Minta Pemerintah Koordinasi dengan WHO

Kekhawatiran akan masuknya virus Corona ke Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri begitu dirasakan warga.

Warga Kabupaten Bintan meminta kepada pemerintah untuk berkoordinasi dengan Organsiasi Kesehatan Dunia (WHO).

Ini dilakukan untuk mengantisipasi masuknya virus Corona saat Tour de Bintan 2020.

Lomba sepeda bertaraf internasional tahunan itu rencana akan diselenggarakan selama 3 hari sejak 27 Maret 2020.

Rider dari sejumlah benua seperti Asia, Eropa, Australia dan Amerikadiprediksi tetap bergabung dalam ajang bergengsi itu.

"Kami berharap seperti itu. Sampai sekarang rasanya belum ada yang bisa menjamin peserta dari luar negeri itu aman. Saya sendiri juga ada rencana ingin ikut, tapi ada rasa khawatir. Makanya saya berharap WHO bisa ikut serta," ucap warga Kawal, Emmy, Minggu (1/3/2020).

Kepala Dinas Pariwisata Bintan, Wan Rudi Iskandar menuturkan, antisipasi virus Corona (Covid-19) saat pelaksanaan Tour de Bintan 2020 ditangani oleh Dinas Kesehatan Propinsi Kepri dan Bintan serta Kantor Kesahatan Pelabuhan (KKP).

Dua otoritas ini, menurut Wan Rudi Iskandar akan bertugas mencegah suspect virus Corona agar tidak masuk ke Kabupaten Bintan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved