Sabtu, 2 Mei 2026

Kadinkes Ungkap Alasan Tak Observasi Keluarga dari Pasien yang Diduga Terpapar Virus Corona

Dinas Kesehatan ungkap alasan belum mengobservasi keluarga dari pasien yang dirawat di ruang observasi RSUP Kepri Raja Ahmad Tabib.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/BOB
Kadinkes Kepri Tjetjep Yudiana memeluk Juyanto. Juyanto merupakan satu dari dua WNI asal Kepri yang jalani masa observasi di Natuna, Minggu (16/2/2020) 

"Maaf, saya baru masuk kantor setelah bertugas di Natun, dan Jakarta.

Hal itu bisa ditanyakan kepada Dinkes Kota Tanjungpinang," ucap Agus Jamaludin.

Kepala Dinkes Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menambahkan sebenarnya pasien itu pergi berobat ke Singapura, Senin (24/2/2020) lalu.

Beberapa hari dia berada di Singapura dan baru kembali ke Kota Tanjungpinang, Senin (2/3/2020) siang.

Penjual masker di Pasar Proyek, Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, diserbu warga pada Senin (2/3/2020) siang, menyusul adanya 2 warga Depok yang terinfeksi virus corona
Penjual masker di Pasar Proyek, Jalan Mayor Oking, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, diserbu warga pada Senin (2/3/2020) siang, menyusul adanya 2 warga Depok yang terinfeksi virus corona (WARTA KOTA/MUHAMMAD AZZAM)

"Dia kemudian datang ke RSUP Kepri dengan keluhan sesak napas, panas tinggi dan demam," sebut Tjetjep.

Pihak RSUP Kepri langsung mengambil tindakan dengan menginapkan pasien ini dalam ruangan observasi.

Observasi tersebut hanya dilakukan untuk pasien saja; anggota keluarganya yang lain belum diobservasi.

Sebab, pasien ini tidak memiliki riwayat berkontak langsung dengan pasien yang sudah positif Corona.

"Kalau hasilnya menyatakan dia positif Corona barulah kami observasi seluruh anggota keluarganya," tegas Kepala Dinkes Provinsi Kepri. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved