Kadinkes Ungkap Alasan Tak Observasi Keluarga dari Pasien yang Diduga Terpapar Virus Corona
Dinas Kesehatan ungkap alasan belum mengobservasi keluarga dari pasien yang dirawat di ruang observasi RSUP Kepri Raja Ahmad Tabib.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Thom Limahekin
"Maaf, saya baru masuk kantor setelah bertugas di Natun, dan Jakarta.
Hal itu bisa ditanyakan kepada Dinkes Kota Tanjungpinang," ucap Agus Jamaludin.
Kepala Dinkes Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menambahkan sebenarnya pasien itu pergi berobat ke Singapura, Senin (24/2/2020) lalu.
Beberapa hari dia berada di Singapura dan baru kembali ke Kota Tanjungpinang, Senin (2/3/2020) siang.
"Dia kemudian datang ke RSUP Kepri dengan keluhan sesak napas, panas tinggi dan demam," sebut Tjetjep.
Pihak RSUP Kepri langsung mengambil tindakan dengan menginapkan pasien ini dalam ruangan observasi.
Observasi tersebut hanya dilakukan untuk pasien saja; anggota keluarganya yang lain belum diobservasi.
Sebab, pasien ini tidak memiliki riwayat berkontak langsung dengan pasien yang sudah positif Corona.
"Kalau hasilnya menyatakan dia positif Corona barulah kami observasi seluruh anggota keluarganya," tegas Kepala Dinkes Provinsi Kepri. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/juyanto-merupakan-satu-dari-dua-wni.jpg)