Tiga Sumber Dana Ini Bantu Kepri Bersolek, Sekda Ingatkan Penyerapan dan Penggunaan
Tak sekadar mengalokasi tiga dana tersebut, menurut Arif, setiap tahun pemerintah pusat menaikkan anggaran untuk ketiga dana tersebut
TRIBUNBATAM.id - Tiga sumber dana telah disiapkan pemerintah pusat, untuk menggenjot percepatan pembangunan di Kepulauan Riau (Kepri).
Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah, tiga sumber dana yang telah dialokasikan tersebut, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, DAK Nonfisik serta Dana Desa.
Tak sekadar mengalokasi tiga dana tersebut, menurut Arif, setiap tahun pemerintah pusat menaikkan anggaran untuk ketiga dana tersebut, termasuk ke Kepri.
Ia lantas mengingatkan pentingnya penyerapan dan penggunaan dana itu untuk kemajuan daerah.
“Dana sudah diberikan pemerintah pusat. Selanjutnya perlu kesiapan kami selaku pemangku kepentingan, khususnya jajaran pemda dan desa melaksanakan program kerja,” ujar Arif, kemarin.
• Puji Hasil Membatik Perempuan Kepri, Rosmery Rencanakan Pelatihan Menenun
• Jumaga Sambut Baik Usulan Duet Soerya Respationo-Syahrul di Pilkada Kepri, Semoga Romo juga Setuju
• 4 Usulan HKI Kepri ke Pemerintah Untuk Atasi Dampak Virus Corona Terhadap Ekonomi Batam
Hadir pada Pembukaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penyaluran DAK Fisik, DAK Nonfisik dan Dana Desa Tahun 2020 di Aula Lt.4 Gedung Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kepri, Jalan Sultan Mahammad Syah Dompak,
Tanjungpinang, ia kembali menegaskan fokus dari alokasi tiga dana itu, adalah untuk mensejahterakan masyarakat dan mendukung perekonomian daerah.
Terkait DAK Fisik, Arif menyampaikan program ini usulan dari daerah dan prioritas nasional.
Hal ini dianggapnya sangat penting, karena menyangkut pembangunan fisik yang ada di daerah.
Karena itu dirinya berharap jangan sampai DAK Fisik tidak terealisasi atau tak selesai pekerjaannya, disebabkan kurangnya koordinasi dan kesiapan OPD melaksanakan program.
“Disusun betul rencana kegiatan yang akan dilakukan sejak awal. Demikian juga hambatan dan kendala harus diatasi lebih dini. Penyusunan kontrak, pelaksanaan dan pengawasan pekerjaan harus secara disiplin
dijadwalkan, sehingga penyelesaian pekerjaan dan realisasi penyerapan tepat waktu. Perlu sinkronisasi antar-OPD, agar capaian penyerapan DAK Fisik optimal,” kata Arif.
Di tempat sama Kakanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kepri Teguh Dwi Nugroho, menyebut capaian realisasi DAK Fisik, DAK Nonfisik dan Dana Desa 2019, sedikit menurun dibanding tahun 2018.
Hal itu terjadi karena terdapat beberapa bidang fisik yang tidak dapat dilaksanakan.
• VIDEO Anak Pejual Kue Keliling Jadi Polisi di Kepri, Bripda Suryanto Ingat Pesan Mendiang Ayah
• Ahmad Maruf Maulana Terpilih Aklamasi Gantikan Ansar Ahmad jadi Ketua DPD Golkar Kepri
• Maruf Maulana Jadi Ketua DPD Golkar Kepri, Menguntungkan Soeryo, Ismeth atau Rudi?
Ia pun berharap capaian penyerapan DAK Fisik, DAK Nonfisik dan Dana Desa tahun ini lebih baik.
“Mari kita tingkatkan sinergi lebih intens lagi, agar prestasi terkait penyaluran dan penyerapan DAK Fisik, DAK Nonfisik dan Dana Desa tahun 2020 sesuai dengan rencana,” harapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/rapat-koordinasi.jpg)